Menag Yaqut Targetkan Borobudur Jadi Pusat Buddha Sedunia

CNN Indonesia | Kamis, 27/05/2021 14:32 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas ingin menjadikan Candi Borobudur sebagai pusat peribadatan umat Buddha seluruh dunia. Umat Budha bersembahyang di Borobudur, Rabu (26/5). Menag Yaqut Cholil bercita-cita menjadikan candi ini pusat umat Budha sedunia. (Foto: REUTERS/WILLY KURNIAWAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berupaya menjadikan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, sebagai pusat peribadatan umat buddha seluruh dunia.

Hal ini disampaikan saat memberi sambutan dalam acara Dharmasanti Tri Suci Waisak 2565 bertema 'Bangkit Bersatu untuk Indonesia Maju' yang ditayangkan secara daring melalui akun YouTube resmi Kemenag RI, Kamis (27/5).

"Keinginan dan cita-cita kita bersama menjadikan Borobudur sebagai pusat tempat agama Buddha Dunia," ujarnya, "Saya optimis ini bisa dilakukan dengan bersatunya semua umat buddha di Indonesia."


Keyakinannya ini tak lepas dari jumlah umat buddha di kawasan ASEAN yang mencapai 40 persen.

"Mengingat di ASEAN jumlah umat buddha lebih dari 40 persen jadi dengan menjadikan Borobudur jadi pusat ibadah buddha dunia saya yakin ini sangat mungkin untuk kita wujudkan," lanjutnya.

Tak hanya itu, optimisme juga muncul lantaran saat ini pihaknya tengah menyiapkan peta jalan penguatan moderasi. Pihaknya tinggal merealisasikan target-target dalam peta jalan tersebut.

Kata dia, seluruh jajaran Eselon I di lingkungan Kementerian Agama juga dipastikan akan menjadikan peta tersebut sebagai panduan program dan kegiatan masing-masing.

"Dan ini juga termasuk untuk mewujudkan keinginan dan cita-cita kita bersama menjadikan Borobudur sebagai pusat tempat ibadah agama buddha dunia," kata Yaqut.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo berterima kasih kepada umat buddha di seluruh Indonesia yang telah menyelenggarakan perayaan hari suci Waisak 2565 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Saya sampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada umat buddha yang tetap menerapkan protokol kesehatan, menghindari kerumunan dalam beribadah, mengurangi mobilitas selama hari libur dalam merayakan Waisak," kata Jokowi saat menyampaikan sambutan dalam perayaan Waisak yang digelar Kementerian Agama, Kamis (27/5).

Menurutnya, kepatuhan menerapkan protokol kesehatan adalah praktik keagamaan yang sangat mulia. Yakni, tetap menghargai dan menghormati seluruh umat manusia agar tetap memperoleh berkah kesehatan.

"Peringatan hari Waisak harus digunakan untuk memperkokoh komitmen, untuk menghormati makna hakiki, hidup dalam menjalankan praktek kebenaran untuk meraih keharmonisan," kata dia.

Terpisah, perayaan Waisak di 13 wihara di Makassar, Sulawesi Selatan, dikawal oleh 150 personel Polrestabes Makassar serta dibantu Satpol PP dan TNI demi memberi rasa aman, Rabu (26/5). Aparat pun menggarisbawahi soal protokol kesehatan.

"Wihara yang ada di wilayah Polrestabes Makassar berjumlah 13 Vihara dan kita kerahkan sekitar 150 personel," kata Kepala Bagian Operasional Polrestabes Makassar Kompol Nugraha.

"Kita terus ingatkan agar tetap menjaga jarak dan memakai masker selama beribadah, karena pandemi Covid-19 masih ada," lanjutnya.

(tst/kum/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK