20 Sembuh Covid, RT di Cilangkap Diklaim Lepas Zona Merah

CNN Indonesia | Senin, 31/05/2021 10:35 WIB
Sebanyak 20 dari 104 warga yang positif Covid-19 imbas silaturahmi saat lebaran 2021 di Cilangkap, Jakarta Timur, dinyatakan sembuh. Ilustrasi tes kasus Covid-19. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 20 dari 104 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di RT 03/RW 03 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, dinyatakan sembuh.

Sebelumnya, ratusan orang di wilayah ini tertular Covid-19 diduga dari aktivitas silaturahmi saat lebaran. Mereka kemudian ditempatkan RS Darurat Wisma Atlet atau menjalani isolasi mandiri.

"Yang dari Wisma [Atlet] kemarin ada dua orang yang sudah pulang. Terus dari Ciracas ada dua orang. Terus yang isolasi mandiri ada 8 orang yang sembuh. Total yang sembuh udah hampir 20-an," kata Ketua RW 03 Rosadi saat dihubungi, Senin (31/5).


Seiring banyaknya warga yang sembuh itu, penerapan micro-lockdown di daerah tersebut akan dihentikan.

"Karena pertama untuk yang isolasi mandiri kan sudah kurang dari lima rumah ya. Artinya udah di bawah lima rumah ya, kalau aturan PPKM kan harus sudah bisa jumlahnya sudah turun ya, bukan zona merah lagi, kan sudah kuning ya," ucap dia.

Di sisi lain, ia mengatakan masih ada sekitar 80 warga yang menjalani isolasi di berbagai tempat, mulai dari rumah sakit, Wisma Atlet hingga rumah masing-masing.

Ia juga menyebut, berdasarkan hasil telusur, beberapa warga sekitar RT 03 juga diketahui terpapar Covid-19.

"Mungkin RT sebelahan ada satu dua ya. RT 2 ada, RT 5 juga ada, RT 7 ada. Tapi semua sudah dalam perawatan sih," ucap dia.

Diketahui, kasus penularan virus corona yang meluas di RT tersebut diawali ketika ada seorang warga mengidap gejala Covid-19. Setelah dilakukan pemeriksaan, warga itu terkonfirmasi positif Covid-19.

Pemeriksaan pun dilakukan kepada warga lainnya hingga ditemukan 104 orang positif.

"Klaster kampung lah istilahnya, karena kan dalam satu kampung, dalam satu keluarga besar pada saat lebaran ada apa namanya, silaturahmi. mungkin enggak tahu kalau yang dikunjungi atau saling mengunjungi ini saling sakit," kata Camat Cipayung Fajar Eko Satrio beberapa waktu lalu.

(yoa/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK