Gerindra Belum Resmi Usung Prabowo, Golkar Jajaki Anies

CNN Indonesia | Kamis, 03/06/2021 18:12 WIB
Partai Gerindra mengaku belum resmi mencalonkan Prabowo Subianto di Pilpres 2024, Partai Golkar hendak menduetkan Airlangga Hartarto-Anies Baswedan atau Ganjar. Dua politikus yang digadang-gadang maju di Pilpres 2024, Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan pihaknya belum memutuskan pencalonan Ketua Umum-nya Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilu 2024.

Namun demikian, ia menyebut kader partai dari semua wilayah mendesak agar Menteri Pertahanan itu maju sebagai calon presiden.

"Belum dipastikan di Partai Gerindra, apakah kemudian Prabowo maju pilpres atau kemudian ada alternatif lain, karena sampai saat ini belum diputuskan," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (3/6).


"Walaupun, desakan kader dari bawah Sabang sampai Merauke memang kuat untuk meminta Prabowo maju di Pilpres 2024," lanjutnya.

Dasco juga menyatakan bahwa partainya belum memutuskan rekan koalisi untuk mengusung pasangan capres-cawapres di Pilpres 2024 sampai saat ini.

Sebagai parpol nasionalis, lanjutnya, Gerindra cocok dan memiliki sejarah berkoalisi dengan sejumlah parpol, termasuk dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

"Tapi omong soal koalisi, kita masih omong untuk Pilpres masih terlalu dini, tapi yang pasti kalau koalisi di parlemen kita masih koalisi di parlemen," tutur dia, yang juga menjabat Wakil Ketua DPR itu.

Dasco menambahkan Partai Gerindra telah menyusun agenda koalisi dan sosok yang akan diusung di Pilpres 2024.

"Ada timetable tertentu di Partai Gerindra akan membuat forum untuk itu. Di internal Gerindra sendiri belum bicara soal pilpres," tuturnya.

Penyelenggaraan Pilpres 2024 masih 3,5 tahun lagi. Namun, sejumlah parpol mulai berbicara terbuka terkait koalisi dan tokoh yang bakal diusung nantinya.

Sebelumnya, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menyatakan bakal berkoalisi dengan PDIP. Banteng pun merepons positif kemungkinan itu.

Sementara itu, Partai Golkar membuka kemungkinan untuk menduetkan Ketua Umum Airlangga Hartarto dengan berbagai tokoh potensial di Pilpres 2024.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan bahwa pihaknya mengkaji sejumlah tokoh potensial,, seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Saat ini segala kemungkinan semua nama kemudian semua kekuatan partai politik masih sedang kami kaji dan punya peluang yang sama," kata Doli kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (2/6).

Meski begitu, dia mengatakan Golkar tak akan buru-buru dalam membuat simulasi pencalonan. Ia mengatakan simulasi itu juga belum dapat diungkap secara utuh lantaran menyangkut strategi Golkar di Pilpres 2024.

"Kami tentu dalam proses kajian itu kan tidak bisa satu, terburu-buru, terus kemudian tidak bisa membukanya secara utuh kepada publik, karena kan terkait dengan bagaimana kami menyusun strategi," ucapnya.

(mts/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK