Jokowi: Tinggallah di Rumah Jika Tak Ada Kebutuhan Mendesak

CNN Indonesia | Rabu, 23/06/2021 18:18 WIB
Jokowi berpesan kepada masyarakat agar selama pandemi covid tetap tinggal di rumah jika tidak ada kebutuhan yang mendesak. Presiden Joko Widodo saat meninjau vaksinasi di Stadion Pakansari Bogor. (Lukas/ Biro Pers)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo meminta masyarakat untuk tetap berada di rumah selama pandemi virus corona (Covid-19). Jokowi berpesan, ke luar rumah sebaiknya bila memiliki kebutuhan mendesak, mengingat situasi lonjakan Covid-19 di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.

"Saya minta satu hal yang sederhana ini. Tinggallah di rumah jika tidak ada kebutuhan yang mendesak," kata Jokowi dalam rekaman video yang diunggah di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (23/6).

Jokowi mengatakan, salah satu upaya pemerintah dalam menekan laju penyebaran Covid-19 adalah dengan menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro yang diperketat. Namun, agar kebijakan itu berjalan efektif, maka harus mendapat dukungan dari masyarakat.


Jokowi meminta agar seluruh masyarakat berperan aktif dalam pencegahan penyebaran Covid dengan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

"Hanya dengan langkah bersama kita bisa menghentikan wabah ini. Semua orang harus berperan serta, semua warga harus ikut berkontribusi," ujar Jokowi.

"Tanpa kesatuan itu kita takkan mampu menghentikan penyebaran Covid," imbuhnya.

Kasus Covid-19 di Indonesia kembali melonjak. Lonjakan ini terjadi pasca libur lebaran beberapa waktu lalu.

Tercatat, per Selasa (22/6), jumlah kasus positif di Indonesia sudah mencapai 2.018.113 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.810.136 dinyatakan sembuh, dan 55.291 meninggal dunia.

Dengan demikian, sampai saat ini ada 152.686 kasus aktif yang tersebar di seluruh Indonesia. Tingginya jumlah kasus aktif itu membuat tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 ikut meningkat.

(dmi/ugo)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK