18 Penghafal Alquran di Medan Terpapar Covid-19

CNN Indonesia | Kamis, 01/07/2021 20:35 WIB
Pendiri rumah tahfidz di Medan menyatakan belasan santriwati penghafal alquran yang terpapar Covid-19 saat ini sedang menjalani isolasi di rumah sakit. Ilustrasi santriwati penghapal alquran. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Medan, CNN Indonesia --

Belasan penghafal Alquran Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara terpapar Covid-19.

Para santriwati Rumah Tahfiz Kitabina Yatim dan Dhuafa itu sendiri selama ini disebutkan hanya berkegiatan di dalam area tempat belajar menghafal Alquran tersebut.

"Benar, ada 18 santriwati yang positif Covid, satu di antaranya masih berusia 12 tahun," kata Pendiri Rumah Tahfidz Kitabina Yatim dan Dhuafa, Farhad Abu Fadilah saat dikonfirmasi, Kamis (1/7).


Dia menyebutkan para santriwati tersebut mayoritas berasal dari luar Kota Medan seperti Aceh, Kepulauan Riau, Riau dan beberapa kabupaten/kota di Sumut. Saat ini para santriwati yang terpapar menjalani isolasi di RS Royal Prima Medan.

"Mereka mengalami gejala ringan seperti batuk. Kondisi anak-anak kita semua baik. Mereka [terpantau] riang, karena mereka membaca Alquran setiap hari," ujarnya.

Penularan virus Corona itu diduga terjadi setelah seorang ustazah di sana terpapar Covid-19. Ustazah tersebut baru saja pulang dari salah satu daerah di Pulau Jawa. Dari ustazah tersebut, kemudian dilakukan telusur (tracing) dan tes terhadap warga di Rumah Tahfidz itu.

"Awalnya pemeriksaan dilakukan terhadap ustazah dan dua santri lainnya. Hasilnya, ketiganya positif. Petugas kesehatan lalu melakukan pelacakan kontak erat. Ada 24 orang yang diperiksa. Hasilnya belasan santriwati positif Covid-19," sebutnya.

Dia berharap, masyarakat mendoakan yang terbaik untuk para santriwati yang tengah menjalani isolasi. Saat ini, kegiatan di rumah tahfiz itu dihentikan sementara waktu.

"Kegiatan dihentikan untuk sementara. Selain itu santriwati kita yang terpapar sudah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani isolasi," bebernya.

Secara nasional, kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia bertambah 24.836 dalam sehari, Kamis (1/7). Tambahan itu membuat total jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia kini mencapai 2.203.108 sejak pertama kali diumumkan Presiden Joko Widodo pada awal Maret 2020 lalu.

Dari total kasus positif itu, sebanyak 1.890.287 di antaranya telah sembuh. Pasien yang sembuh usai terinfeksi virus corona bertambah 9.874 dari hari sebelumnya.

Pasien yang meninggal dunia usai terinfeksi virus corona bertambah 504 pada hari ini. Dengan demikian, jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia di Indonesia kini mencapai 58.995 orang

(fnr/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK