PDIP Sentil Vandalis Picisan di Balik Baliho Puan 'Open BO'

CNN Indonesia | Minggu, 25/07/2021 16:40 WIB
PDIP menyesalkan ulah vandalisme 'Open BO' pada baliho Puan Maharani karena telah mengotori adab publik. PDIP menyesalkan ulah vandalisme 'Open BO' pada baliho Puan Maharani karena telah mengotori adab publik. Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino
Jakarta, CNN Indonesia --

Politikus senior PDIP Hendrawan Supratikno menyebut vandalisme tulisan "Open BO" pada baliho Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengotori adab publik. Ia menyesalkan tindakan orang tidak bertanggung jawab itu.

Hendrawan meminta semua pihak untuk tidak terpancing dengan vandalisme tersebut. Ia tak ingin aksi orang tak dikenal itu membuat masyarakat terbelah.

"Konsentrasi dan kebersamaan kita jangan terganggu oleh vandalis picisan yang mengotori keadaban publik," kata Hendrawan lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Minggu (25/7).


Hendrawan menyebut PDIP telah melaporkan kasus itu ke kepolisian. Menurutnya, tim Anggota DPR RI Arteria Dahlan yang memproses temuan tersebut ke jalur hukum.

Hendrawan mengatakan pihaknya menyerahkan kasus tersebut ke kepolisian. Ia menyebut PDIP menghormati proses hukum.

"Intinya kita menghormati proses yang sedang berjalan di kepolisian," ucapnya.

Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan aksi vandalisme terhadap baliho Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Baliho itu dicoret dengan tulisan "Open BO" di sebelah foto wajah Puan Maharani.

Baliho itu berdiri di depan Kantor DPC PDIP Blitar. Puan menyampaikan ucapan selamat terhadap kegiatan Rapat Kerja Daerah PDIP di Jawa Timur lewat baliho tersebut.

Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela, mengatakan pihaknya telah menangani kasus ini usai laporan dari relawan Arteria Dahlan. Menurut Leo, kasus ini diproses karena menyangkut dugaan penghinaan pejabat.

"Baliho itu kan Ketua DPR RI ya. Jadi memaknainya sebagai pejabat tinggi negara. Langkah selanjutnya perlu pendalaman lagi," kata Leo, Minggu (25/7).

(dhf/gil)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK