Video TNI AU Injak Kepala, Akun Twitter Jurnalis Papua Hilang

CNN Indonesia | Selasa, 27/07/2021 23:54 WIB
Akun Twitter milik jurnalis Papua, Victor C Mambor, hilang usai mengunggah video tindakan anggota TNI AU menginjak kepala penduduk. Ilustrasi Twitter. Akun Twitter milik jurnalis Papua, Victor C Mambor, hilang beberapa jam selepas mengunggah rekaman video tentang tindakan dua anggota TNI AU yang menangkap seorang penduduk yang dituduh memeras. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Akun Twitter milik jurnalis Papua sekaligus pemimpin redaksi Tabloid Jubi, Victor C Mambor, mendadak hilang beberapa jam selepas mengunggah rekaman video tentang tindakan dua anggota TNI AU yang menginjak kepala penduduk.

Saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Selasa (27/7), Victor membenarkan akun Twitternya raib.

"Saya cek ya benar sudah hilang (akun Twitter)," kata Victor melalui sambungan telepon.


Menurut Victor, dia mengunggah video tentang kejadian itu sekitar pukul 19.00 WIT. Di dalam unggahan itu dia juga menuliskan kalimat.

"Itu saya biarkan, saya lihat banyak sekali responnya mulai dari yang reTweet, yang komen. Sekitar jam 10 ada yang kasih tahu saya kenapa tidak bisa diakses lagi," ujar Victor.

Setelah kejadian itu, Victor langsung memeriksa akun Facebook miliknya.

"Saya cek di Facebook juga sama. Facebook akun masih bisa diakses, tapi videonya hilang, sama ada beberapa video lain sama postingan lain," ucap Victor.

Sampai saat ini Victor juga tidak mengetahui alasan akun Twitternya raib, yakni apakah dia melanggar aturan yang ditetapkan Twitter atau karena hal lain.

"Tidak ada (pemberitahuan), teguran juga tidak ada. Tidak ada sama sekali. Jadi akun ini tidak ada lagi. Sampai sekarang," lanjut Victor.

Guna mengusut permasalahan itu, Victor menyatakan sudah meminta bantuan kepada para pegiat internet di SAFEnet.

Dalam video berdurasi 1:20 menit terlihat dua anggota berseragam TNI AU sedang mengamankan seorang pria.

Salah satu anggota TNI AU itu menginjak kepala pria tersebut dengan menggunakan sepatu.

Kepala Dinas Penerangan AU (Kadispenau), Marsma Indan Gilang Buldansyah membenarkan kejadian itu dan menyatakan sudah meminta maaf.

Indan mengatakan, saat ini oknum personel POM AU yang ada di video tersebut sudah ditahan POM AU Lanud J.A Dimara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun CNNIndonesia.com, kejadian itu terjadi pada Senin (26/7) sekitar pukul 10.00 WIT di jalan Raya Mandala.

Ketika itu, personel satpom AU berinisial Serda D dan Prada V hendak membeli makan di rumah makan padang dengan berboncengan menggunakan sepeda motor.

Mereka melihat ada banyak kerumunan orang. Selanjutnya kedua personel melihat cekcok antara seorang pria dengan penjual bubur ayam.

Kedua personel lalu mengamankan seorang laki-laki yang saat itu dalam keadaan mabuk. Pria mabuk itu memeras penjual bubur ayam dan juga kepada rumah makan Padang Pariaman serta kepada pelanggannya dengan cara meminta uang dan menarik narik tangan pelanggan.

Setelah mengamankan, Serda D menghubungi Polres via telpon namun tidak diangkat-angkat, selanjutnya orang tersebut dilepas dan disuruh pulang.

Info dari warga bahwa orang tersebut sering sekali melakukan hal yang sama dan juga sudah pernah diamankan oleh pihak berwajib. Belakangan juga diketahui bahwa pemilik rumah makan padang merupakan orang tua anggota TNI AU.

(ryn/ayp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK