85 Ton Bantuan Oksigen Sumsel untuk Jabar, KRI Suplai Jateng

CNN Indonesia | Kamis, 29/07/2021 12:30 WIB
Gubernur Sumsel mengatakan bantuan oksigen dikirimkan ke provinsi-provinsi lain karena menilai suplai di provinsi itu relatif terjaga dan sudah aman. Kru KRI dr Soeharso SHS-990 mengisi tabung oksigen di kapal tersebut saat bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (28/7/2021). (ANTARA FOTO/AJI STYAWAN)
Palembang, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) telah mengirim 85 ton bantuan oksigen ke Jawa Barat untuk memenuhi kebutuhan pasokan di tengah krisis akibat lonjakan pasien Covid-19.

Bukan hanya itu, Sumsel pun berencana mengirim bantuan serupa ke Jawa Timur, namun harus menyediakan ISO Tank Oksigen terlebih dulu di provinsi tujuan.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, pengiriman oksigen ke Jabar sudah dilakukan pada Sabtu (25/7) pagi. Sementara Jatim, setelah mengetahui Sumsel mengirim bantuan ke Jabar, turut meminta bantuan karena sudah mengalami kekurangan stok, Rabu (28/7) malam.


Herman Deru menyatakan teknik pengiriman bantuan oksigen ke Jabar dan Jatim itu dibahas bersama gubernur kedua wilayah itu--Ridwan Kamil dan Khofifah Indar Parawansa--secara virtual.

"Ibu Khofifah sudah meminta bantuan oksigen juga, mereka turut mengalami kekurangan oksigen. Tidak semua daerah punya ISO Tank Oksigen seperti Jabar, jadi Jatim harus menyiapkan terlebih dahulu agar suplai oksigen dari Sumsel bisa tepat waktu," kata Herman Deru.

Dia mengatakan bantuan oksigen dikirim ke Jabar--dan rencananya ke Jatim--karena kebutuhan di rumah-rumah sakit se-Sumsel dinilai sudah aman. Oleh karena itu, pihaknya memiliki stok lebih yang bisa disalurkan ke daerah lain yang mengalami kekurangan oksigen untuk menangani lonjakan pandemi Covid-19.

"Kebutuhan oksigen di sejumlah rumah sakit di Sumsel terpenuhi dengan aman. Karena itu kita harus ikut membantu kebutuhan oksigen di daerah lain yang mengalami kekurangan," ujar Herman Deru.

Dia mengatakan bantuan oksigen ke provinsi lain dilakukan sebagai bentuk kepedulian. Pandemi Covid-19 yang mewabah, katanya, menjadi tanggung jawab bersama, dan saling membantu merupakan kewajiban.

"Kami bersyukur karena Sumsel ini lumbung energi, keberkahan berupa gas berlimpah di Sumsel. Dengan saling menolong dalam situasi Covid-19, saya harap wabah ini segera hilang di Indonesia," kata Herman Deru.

Selain Jabar dan Jatim, Sumsel pun tengah mempersiapkan untuk mengirim ke provinsi tetangga seperti Lampung dan Bengkulu yang juga sudah meminta bantuan suplai oksigen yang sama.

KRI Soeharso Bantu Suplai Oksigen di Jateng

Sementara itu, KRI dr Soeharso bersandar di dermaga Pelabuhan Tanjung Mas Semarang pada Rabu (28/7) pagi. Kapal yang identik disebut dengan Kapal Rumah Sakit ini memiliki mesin generator yang dapat memproduksi oksigen medis sendiri itu akan membantu memberikan suplai untuk wilayah Jawa Tengah.

Dalam sehari, Kapal di bawah Satuan Koarmada II ini dapat memproduksi dan mengisi oksigen sebanyak 20 tabung ukuran 6000 liter.

"Kapal ini bisa memproduksi 20 tabung , 1 tabung nya ukuran 6000 liter , jadi dalam sehari 1x24 jam KRI Soeharso ini bisa memproduksi secara mandiri oksigen murni sebanyak 20 tabung 1 tabung nya 6000 liter," ungkap Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Semarang Kolonel Laut Nazarudin saat meninjau kesiapan KRI Suharso di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, Rabu (28/7).

"Selama beberapa hari ke depan masih disiagakan di kota Semarang sampai memenuhi kebutuhan oksigen di Jawa Tengah," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengapresiasi bantuan dari TNI AL itu dan mengatakan,"Sempat memang ada keluhan di Semarang terkait stok oksigen. Namun berhasil diselesaikan dan dipenuhi karena antar Rumah Sakit bisa saling pinjam. Dengan adanya KRI Soeharso ini, Pemkot Semarang dan masyarakat pastinya merasa lebih aman dan tidak was-was lagi."

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyebut pihaknya memanfaatkan KRI Dr. Soeharso-990 untuk memenuhi kebutuhan oksigen dalam rangka penanganan Covid-19.

Sementara itu untuk bantuan oksigen bagi masyarakat yang tinggal di pulau-pulau, TNI AL akan mengerahkan KRI untuk membantu pendistribusiannya. 

(idz, dmr/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK