Cek Uang Rp5 M di Kecelakaan Speedboat, Polisi Periksa Saksi

CNN Indonesia | Sabtu, 07/08/2021 02:39 WIB
Polisi menelusuri kebenaran soal pengakuan keberadaan uang Rp5 Miliar dalam tabrakan speedboat di Halmahera Selatan. Ilustrasi uang tunai. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Maluku, CNN Indonesia --

Kepolisian menelusuri keberadaan uang Rp5 miliar dalam tabrakan maut antara dua speedboat di perairan Desa Sawadai, Kecamatan Bacan Selatan, Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara.

Kecelakaan yang melibatkan speedboat Habibi 01 dan Hasiqah itu diketahui menewaskan Kepala BRI Unit Kawasi Obi Bahri Ramdani Abubakar.

Wakil Kepala Polres Halsel Kompol Rusli Mangoda mengakui pihaknya mendapat informasi ada uang senilai Rp 5 miliar dalam pelayaran tersebut.


"Kita belum bisa pastikan ada uang Rp5 miliar atau tidak karena masih dalam pemeriksaan saksi. Nanti kita minta keterangan juga ke Kepala BRI Labuha," ungkap dia, ketika dikonfirmasi Sabtu (7/8) dini hari.

Saksi yang diperiksa di antaranya motoris dan ABK kedua speedboat serta para penumpang selamat. Pihak BRI Labuha, kata dia, juga akan dimintai keterangan.

Sementara, anggota Polsek Pulau Bacan yang berada di lokasi evakuasi korban ketika dikonfirmasi mengatakan kasus ini diambil alih Satuan Reserse Kriminal Polres Halsel. Speedboat Habibi 01, katanya, sudah ditahan sebagai alat bukti untuk pemeriksaan lanjutan.

Hingga berita ini ditayangkan, Kepala BRI Labuha belum berhasil dikonfirmasi.

Sebelumnya, tabrakan terjadi antara dua speedboat di perairan Desa Sawadai Kecamatan Bacan Selatan, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Jumat (6/8) malam.

Kecelakaan itu menewaskan Kepala BRI Kawasi Obi. Menurut keterangan dari pihak BRI, speedboat Hasiqah yang menuju Obi Kawasi membawa uang BRI Rp5 miliar.

(iel/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK