Jakarta, CNN Indonesia -- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, 3, dan 2 di Jawa-Bali dan sejumlah daerah di luar pulau itu akan berakhir 6 September besok. Namun, belum diketahui apakah pemerintah bakal menyetop PPKM atau kembali memperpanjang dengan sejumlah pelonggaran.
Pemerintah mengklaim PPKM berhasil menurunkan kasus konfirmasi harian, kasus kematian, kasus aktif, keterisian RS Covid-19, hingga positivity rate. Kendati demikian, jumlah pemeriksaan juga minim.
Melihat kondisi itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mewanti-wanti lonjakan kasus Covid-19 dapat terus berulang apabila tidak ada kewaspadaan baik dari pemerintah maupun masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.
Wanti-wanti Lonjakan Kasus Lagi
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mewanti-wanti baik kepada masyarakat umum dan pemerintah agar waspada terhadap potensi lonjakan kasus virus corona di Indonesia.
Dante menyebut, potensi itu sangat mungkin terjadi apabila tingkat kepatuhan terhadap protokol kesehatan covid-19 merosot di tengah masyarakat, apalagi diiringi pelandaian kasus covid-19 yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir selama PPKM Level 4, 3, dan 2.
Jateng Catat Kasus dan Kematian Tertinggi
Jawa Tengah (Jateng) menjadi provinsi yang menyumbang angka konfirmasi positif sekaligus warga yang meninggal akibat terinfeksi Covid-19 tertinggi di Indonesia pada hari ini, Minggu (5/9).
Jumlah penambahan kasus Covid-19 di Jateng mencapai 625 kasus, sementara kasus kematiannya mencapai 89 kasus. Secara kumulatif, Satgas mencatat sebanyak 5.403 warga Indonesia terpapar virus corona pada hari ini. Sementara kasus sembuh bertambah 10.191 orang dan kasus kematian sebanyak 392 kasus pada hari ini.
Stok Vaksin Terbaru RI
Indonesia sudah mendatangkan sebanyak 220.422.500 dosis vaksin covid-19, dengan rincian 153.900.280 vaksin bulk atau mentah dari Sinovac. Kemudian 28 juta vaksin jadi dari Sinovac, 19.515.540 dosis vaksin AstraZeneca, 8.250.000 vaksin Sinopharm, 8.000.160 dosis vaksin Moderna, dan 2.756.520 dosis vaksin Pfizer.
Pemerintah untuk sementara ini menetapkan lima merek vaksin, yakni vaksin Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, Moderna dan Novavax akan dipakai dalam program vaksinasi nasional. Sementara untuk vaksin Gotong Royong sejauh ini merek vaksin yang akan dipakai Sinopharm.
Stok Vaksin Jabar dan Jambi Diproyeksi Paling Cepat Habis
Ketersediaan alias stok vaksin covid-19 di Jawa Barat (Jabar) diproyeksi hanya cukup untuk sekitar 6 hari ke depan. Sementara stok vaksin di Jambi diperkirakan hanya dapat bertahan untuk 13 hari ke depan saja. Ilustrasi (CNNIndonesia/Adi Maulana Ibrahim)
Stok Vaksin Jabar dan Jambi Diproyeksi Paling Cepat Habis
Sstok vaksin Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) diproyeksi hanya cukup untuk sekitar 6 hari ke depan. Sementara stok vaksin di Jambi diperkirakan hanya dapat bertahan untuk 13 hari ke depan saja.
Tercatat, stok vaksin Covid-19 terkini di Jabar tersisa 1.647.632 dosis. Stok vaksin tersebut diprediksi habis dalam 6 hari lantaran rata-rata capaian vaksinasi sepekan sebelumnya 281.145 dosis per hari.
Sementara itu ketersediaan vaksin Covid-19 di Jambi terkini 231.302 dosis dan diprediksi akan habis dalam masa 13 hari saja, dihitung dari capaian rata-rata vaksinasi di Jambi dalam sepekan yang berjumlah 17.279 dosis dalam sehari.
Di sisi lain, 32 provinsi lainnya memiliki stok vaksin yang diproyeksi masih bisa digunakan untuk melangsungkan program vaksinasi nasional selama 17-119 hari lagi. Hal ini diketahui berdasarkan laporan dalam situs vaksin milik Kemenkes per 4 September 2021 Pukul 17.00 WIB.
Capaian Dosis Vaksin RI
Kementerian Kesehatan per Minggu (5/9) Pukul 12.00 WIB mencatat sebanyak 66.782.673 orang telah menerima suntikan dosis vaksin virus corona. Sementara baru 38.223.153 orang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.
Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang baru menyentuh 32,07 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua baru berada di angka 18,35 persen.
Update Covid 5 September 2021
Data harian yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 per hari ini, Minggu (5/9) mencatat terdapat penambahan kasus covid-19 baru sebanyak 5.403 orang. Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 10.191 kasus, dan 392 kasus meninggal baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 4.129.020 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 3.837.640 orang dinyatakan pulih, 155.519 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 135.861 lainnya meninggal dunia.