BPBD Cianjur Terapkan Siaga Gelombang Tinggi Pantai Selatan

CNN Indonesia
Rabu, 08 Sep 2021 21:04 WIB
Plt Kepala BPBD Cianjur mengatakan gelombang tinggi masih terjadi di sepanjang pantai selatan wilayah tersebut sehingga bisa mengancam keselamatan. Ilustrasi gelombang laut yang tinggi. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, masih menerapkan status siaga gelombang tinggi di pantai selatan wilayah itu, sehingga wisatawan dan warga sekitar diminta untuk tidak mendekati pantai.

Plt Kepala BPBD Cianjur, Tedi Artiawan, mengatakan hingga saat ini, gelombang tinggi masih terjadi di sepanjang pantai selatan Cianjur. Alhasil, sambungnya, dapat mengancam keselamatan nelayan dan wisatawan.

"Selain masih status siaga gelombang tinggi, kami menempatkan puluhan relawan tangguh bencana di sepanjang pantai yang masuk ke tiga kecamatan, Cidaun, Sindangbarang dan Agrabinta," katanya, Rabu (18/9) seperti dikutip dari Antara.


Ia menjelaskan, tingginya gelombang menyebabkan abrasi yang dapat mengancam keselamatan pemilik warung pinggir pantai dan puluhan rumah yang dekat dengan pantai. Tercatat sebulan terakhir belasan warung milik warga sekitar rusak akibat abrasi.

Tidak hanya abrasi, puluhan perahu milik nelayan di Pantai Jayanti, rusak akibat dihantam gelombang dan delapan diantaranya hancur tenggelam. Ketinggian gelombang setiap harinya bisa mencapai 15 meter.

"Sejak jauh hari, kami sudah mengimbau nelayan dan warga sekitar serta wisatawan yang sudah dapat berkunjung ke berbagai obyek wisata, termasuk pantai selatan, untuk tidak mendekati pantai karena gelombang tinggi masih terjadi," katanya.

Sementara pengelola tempat wisata pantai di selatan Cianjur, yang sudah kembali diizinkan buka, selain meminta wisatawan menerapkan prokes ketat, juga diimbau untuk tidak berenang dan bermain air di pantai.

"Sejak buka kembali, angka kunjungan kembali terlihat, meski belum terlalu tinggi. Namun wisatawan wajib mematuhi aturan prokes ketat dan tidak bermain terlalu ke tengah, apalagi sampai berenang karena gelombang masih tinggi," kata Rusmana yang merupakan pengelola Pantai Jayanti.

(Antara/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER