DKI Bantah Asesmen Pembukaan Sekolah Sarat Muatan Bisnis

CNN Indonesia | Rabu, 22/09/2021 04:14 WIB
Wagub DKI Ahmad Riza Patria membantah muatan bisnis dalam proses asesmen persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membantah asesmen pembukaan sekolah sarat muatan bisnis. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membantah muatan bisnis dalam proses asesmen persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Jakarta.

"Tidak ada (selubung bisnis), masa ada bisnis, sekolah itu bukan tempat berbisnis. Sekolah itu tempat pendidikan," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa (21/9) malam.

Riza mengatakan dalam dunia pendidikan, pemerintah justru mengeluarkan uang. Hal itu terlihat dari alokasi anggaran di APBD maupun APBN.


"Bayangkan APBD, APBN itu sampai 20 persen dialokasikan untuk kepentingan pendidikan. Artinya komitmen pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk kepentingan pendidikan sehingga tidak ada unsur bisnis dalam pendidikan," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Advokasi Guru P2G Iman Zanatul Haeri mengatakan kewajiban orang tua, murid, dan guru untuk mengisi modul asesmen persiapan PTM terbatas sarat muatan bisnis.

Dalam pelaksanaan asesmen PTM tersebut Dinas Pendidikan DKI bekerja sama dengan perusahaan platform pembelajaran swasta bernama sekolah.mu.

"P2G menilai skema kerja sama Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang menyerahkan sebagian syarat pembukaan PTM terbatas ke salah satu perusahaan platform pembelajaran patut diduga sarat muatan bisnis," kata Iman dalam keterangan tertulis.

Iman mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan bahwa dalam modul asesmen PTM tersebut ditemukan sejumlah pertanyaan yang tidak relevan dan diajukan kepada para guru, siswa, dan orang tua.

Selain itu, mereka juga menemukan instruksi yang menuntut agar para siswa mengisi formulir Club Member yang menanyakan sejumlah informasi data pribadi siswa.



Para siswa, menurutnya, juga diarahkan untuk mengenal paket-paket pendidikan komersial yang tak ada kaitan dengan persiapan PTM terbatas.

"Alih-alih menyiapkan PTM Terbatas, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta malah memberikan ruang praktik komersialisasi terselubung, dengan memberikan otoritas asesmen pembukaan sekolah kepada salah satu perusahaan pembelajaran digital," ujarnya.

(yoa/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK