Megawati Pastikan Pecat Kader Tak Loyal pada PDIP

CNN Indonesia
Kamis, 30 Sep 2021 18:23 WIB
Megawati Soekarnoputri mengingatkan seluruh kader PDIP agar disiplin menjalankan aturan partai. Kader yang tak loyal bisa dipecat. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat menyampaikan pidato politik pada penutupan Kongres V PDI Perjuangan di Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu (10/8/2019). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan seluruh kadernya disiplin menjalankan aturan partai. Ia menyatakan kader yang tak loyal dengan partai bisa dipecat.

Mega mengatakan dirinya selalu memantau semua kegiatan partai dari situation room. Ia menegaskan pihaknya bisa saja langsung memberikan teguran kepada kader yang tidak bekerja maksimal.

"Saya bisa sebenarnya memberikan langsung teguran, tetapi menurut saya kalo sudah berlebihan, sudah kelewatan, sebagai Ketum kalian baru saya memberikan sanksi," tutur Mega dalam sebuah acara virtual, Kamis (30/9).

Mega mengatakan sesuai AD/ART, PDIP memiliki tiga bentuk sanksi.

Pertama adalah teguran. Menurutnya, sanksi ini merupakan yang paling ringan. Jika setelah diberi teguran kader yang bersangkutan masih belum mau mendengarkan, maka partai akan menjatuhkan sanksi peringatan.

"Kalau sudah diberi peringatan sama saja tetap enggak mau menjalankan disiplin partai, akhirnya dinaikkan, yaitu dinonaktifkan dari penugasannya," tutur Mega.

Menurut Mega, sanksi itu pasti diberikan kepada kader yang tidak loyal. Oleh sebab itu, ia menyarankan jika kader tersebut sudah tidak loyal, maka sebaiknya langsung mengundurkan diri.

"Yang paling tinggi adalah [sanksi] pemecatan. Itu sudah pasti dilakukan bagi mereka yang tidak loyal pada partai. Jadi saya selaku di dalam, baik rapat atau pertemuan, saya selalu mengatakan kalau tidak cocok ikut PDIP, sebaiknya segera saja mundur, menyerahkan KTA [kartu tanda anggota]," jelas dia.

"Karena kalau tidak, sanksi terberat adalah pemecatan. Jadi kan lebih baik begitu, kalau mundur masih lebih terhormat ketimbang dipecat," ujarnya menambahkan.

(dmi/pmg)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER