Rangkuman Covid: Kasus Aktif Naik, Tempat Wisata Lengang
CNN Indonesia
Minggu, 31 Okt 2021 19:06 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Studi terbaru menemukan vaksinasi memberikan perlindungan lebih baik pada para penyintas Covid-19. (CNN Indonesia/ Safir Makki)
Vaksin Pertebal Perlindungan Penyintas Covid-19
Studi terbaru menemukan vaksinasi memberikan perlindungan lebih baik pada para penyintas Covid-19. Center for Disease Control and Prevention (CDC) menyebut temuan ini dinilai akan menyelesaikan perdebatan soal pentingnya vaksinasi di kalangan penyintas Covid-19.
Peneliti mengambil data dari 7 ribu pasien di 187 rumah sakit yang dirawat akibat penyakit mirip Covid-19. Setelah menjalani tes Covid-19, ditemukan bahwa mereka yang belum mendapat vaksinasi punya kemungkinan 5,49 kali lebih besar positif Covid-19 dibanding mereka yang telah mendapat vaksin dalam 3-6 bulan terakhir.
"Studi ini menambah lebih banyak bukti yang menunjukkan perlindungan vaksin terhadap penyakit parah dari Covid-19. Cara terbaik untuk menghentikan Covid-19, termasuk kemunculan varian, adalah dengan vaksinasi Covid-19 yang meluas dan dengan tindakan pencegahan penyakit seperti pakai masker, sering cuci tangan, jaga jarak, dan tetap di rumah saat sakit," kata direktur CDC, Rochelle Walensky mengutip dari CNN.
Sebanyak 20 provinsi dilaporkan nihil kasus kematian akibat Covid-19 pada Sabtu (30/10). Satgas Penanganan Covid-19 menyebut rincian wilayah tanpa kasus kematian meliputi, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Banten.
Kemudian Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.
Secara keseluruhan ada sebanyak 27 kasus kematian dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur sebanyak 6 kasus, kemudian Jawa Tengah sebanyak 5 kasus.
Selain dua provinsi ini, sebaran kasus kematian di provinsi lain terhitung 1-2 kasus seperti di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Lampung, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Tengah.
73,2 Juta Penduduk RI Dapat 2 Dosis Vaksin
Jumlah penduduk Indonesia yang sudah mendapatkan dua kali dosis vaksinasi Covid-19 hingga saat ini tercatat sebanyak 73.290.688 orang, menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Sabtu (30/10).
Siti Nadia Tarmizi, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes menjelaskan saat ini Indonesia sudah mendapatkan 312.335.760 dosis vaksin dalam bentuk jadi maupun bahan baku.
Kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia terus melandai dalam beberapa bulan terakhir. Dalam sepekan terakhir, penambahan kasus Covid-19 turun 17,18 persen dibandingkan sepekan sebelumnya.
Penurunan kasus secara drastis sejak periode Juni-Agustus 2021 sampai bulan ini membuat Indonesia masuk kategori wilayah dengan penularan Covid-19 yang rendah. Pemerintah terus menggencarkan vaksinasi Covid-19, terutama kelompok lansia.
Studi terbaru semakin menguatkan pentingnya vaksinasi seluruh warga, termasuk para penyintas Covid-19.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.
Kasus Aktif Covid-19 Naik
Hari ini tercatat penambahan kasus Covid-19 sebanyak 523 kasus. Kemudian pasien sembuh dari infeksi bertambah 497 orang. Sementara itu kasus meninggal akibat Covid-19 bertambah 17 kasus.
Saat ini terhitung sebanyak 12.318 kasus aktif atau naik 9 orang baik yang dirawat maupun isolasi mandiri.
Penambahan kasus positif Covid-19 tidak sebanyak Juli-Agustus lalu. Namun pemerintah tetap meminta masyarakat tidak lengah. Kementerian Kesehatan menyebut Covid-19 gelombang tiga pasti terjadi.
Kasus Covid-19 yang mulai 'lengang' ternyata sejalan dengan kondisi tempat wisata di DKI Jakarta. Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, terpantau lengang pada Sabtu (30/10).
Di akhir pekan kedua pembukaannya, suasana tampak tidak terlalu ramai baik di Pintu Masuk Utara maupun Pintu Masuk Barat. Berdasarkan hasil scan aplikasi PeduliLindungi, pengunjung yang masuk via Pintu Masuk Barat sebanyak 140 orang per 12.37 WIB.
Kondisi di area-area kandang pun tidak menunjukkan penumpukan termasuk di area kandang jerapah, kandang gajah maupun rusa. Meski demikian, pihak kebun binatang tetap menerapkan ganjil genap baik pada kendaraan roda empat maupun roda dua.
Agensi intelijen Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa kemungkinan asal-usul Covid-19 tak akan bisa diidentifikasi.
Pernyataan itu muncul saat The Office of the US Director of National Intelligence (ODNI) merilis laporan teranyar yang lebih rinci mengenai asal muasal virus corona penyebab Covid-19.
Sejumlah agen intelijen AS mendukung temuan ini. Saat rumor menyebut hewan termasuk kelelawar yang menyebarkan virus, sebanyak 4 agen intelijen AS dan badan multilembaga kurang meyakini bahwa Covid-19 berasal dari hewan yang terinfeksi.
Akan tetapi ada satu lembaga yang memiliki keyakinan sedang bahwa infeksi virus pertama kali terjadi pada manusia akibat kecelakaan laboratorium. Ada kemungkinan ini melibatkan eksperimen atau penanganan hewan oleh Institusi Virologi Wuhan.
Menanggapi laporan ini, China menyebut langkah AS sebagai lelucon politik. "Langkah AS yang mengandalkan anggota intelijennya, alih-alih ilmuwan, untuk melacak Covid-19 adalah lelucon politik yang lengkap," kata Juru Bicara Kedutaan Besar China di Washington, Liu Pengyu, seperti dikutip dari Channel News Asia.
Vaksin Pertebal Perlindungan Penyintas Covid-19
Studi terbaru menemukan vaksinasi memberikan perlindungan lebih baik pada para penyintas Covid-19. (CNN Indonesia/ Safir Makki)
Vaksin Pertebal Perlindungan Penyintas Covid-19
Studi terbaru menemukan vaksinasi memberikan perlindungan lebih baik pada para penyintas Covid-19. Center for Disease Control and Prevention (CDC) menyebut temuan ini dinilai akan menyelesaikan perdebatan soal pentingnya vaksinasi di kalangan penyintas Covid-19.
Peneliti mengambil data dari 7 ribu pasien di 187 rumah sakit yang dirawat akibat penyakit mirip Covid-19. Setelah menjalani tes Covid-19, ditemukan bahwa mereka yang belum mendapat vaksinasi punya kemungkinan 5,49 kali lebih besar positif Covid-19 dibanding mereka yang telah mendapat vaksin dalam 3-6 bulan terakhir.
"Studi ini menambah lebih banyak bukti yang menunjukkan perlindungan vaksin terhadap penyakit parah dari Covid-19. Cara terbaik untuk menghentikan Covid-19, termasuk kemunculan varian, adalah dengan vaksinasi Covid-19 yang meluas dan dengan tindakan pencegahan penyakit seperti pakai masker, sering cuci tangan, jaga jarak, dan tetap di rumah saat sakit," kata direktur CDC, Rochelle Walensky mengutip dari CNN.
Sebanyak 20 provinsi dilaporkan nihil kasus kematian akibat Covid-19 pada Sabtu (30/10). Satgas Penanganan Covid-19 menyebut rincian wilayah tanpa kasus kematian meliputi, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Banten.
Kemudian Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.
Secara keseluruhan ada sebanyak 27 kasus kematian dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur sebanyak 6 kasus, kemudian Jawa Tengah sebanyak 5 kasus.
Selain dua provinsi ini, sebaran kasus kematian di provinsi lain terhitung 1-2 kasus seperti di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Lampung, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Tengah.
Jumlah penduduk Indonesia yang sudah mendapatkan dua kali dosis vaksinasi Covid-19 hingga saat ini tercatat sebanyak 73.290.688 orang, menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Sabtu (30/10).
Siti Nadia Tarmizi, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes menjelaskan saat ini Indonesia sudah mendapatkan 312.335.760 dosis vaksin dalam bentuk jadi maupun bahan baku.