Jakarta, CNN Indonesia -- Tren penambahan kasus Covid-19 di Indonesia kembali mengalami kenaikan sejak Senin (22/11) sampai Rabu (24/11). Secara berturut-turut kasus harian positif Covid-19 bertambah sebanyak 186 kasus, 394 kasus dan 451 kasus.
Demi menekan laju penyebaran Covid-19, pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Khusus untuk hari natal dan tahun baru semua wilayah berstatus level 3 sejak Rabu (24/11).
"Melaksanakan pengetatan dan pengawasan protokol kesehatan di 3 (tiga) tempat, yaitu (1) Gereja/tempat yang difungsikan sebagai tempat ibadah pada saat perayaan Natal Tahun 2021; (2). tempat perbelanjaan; dan (3). tempat wisata lokal, dengan memberlakukan kebijakan sesuai pada Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 (tiga)," bunyi diktum kesatu huruf f Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut informasi seputar Covid-19 selama 24 jam terakhir yang telah CNNIndonesia.com rangkum:
Capaian Vaksinasi RI Kembali Turun
Jumlah capaian program vaksinasi virus corona (Covid-19) di Indonesia mengalami penurunan dalam sepekan terakhir. Tercatat selama periode 18-24 November, vaksinasi dosis satu dan dua tak sampai menyentuh angka 10 juta.
Pada 18 November, jumlah capaian vaksinasi hanya 123.816 orang dalam sehari. Jumlah itu adalah capaian vaksinasi harian terendah sepanjang November. Terpantau, hampir genap sebulan Indonesia mengalami penurunan capaian vaksinasi secara berturut-turut.
Pada 28 Oktober-3 November dengan 12.188.801 dosis dalam sepekan. Pada 4-10 November berkurang menjadi 10.484.462 dosis.
Dilanjutkan penurunan pada 11-17 November dengan 9.996.688 dosis, kemudian pada sepekan terakhir atau 18-24 November kembali turun menjadi 9.009.741 dosis.
Capaian vaksinasi sepekan terakhir rata-rata hanya 1,2 juta dosis sehari. Padahal pada November ini pemerintah menargetkan vaksinasi 2 juta dosis sehari.
Waspada Varian Baru jelang Nataru
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto mengingatkan semua pihak untuk mewaspadai varian baru virus corona AY.4.2 yang telah masuk ke Malaysia dan Singapura.
Apalagi, kata dia, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Menurut dia, di dua momen itu masyarakat cenderung lebih banyak beraktivitas di luar ruangan, sehingga dapat memicu kerumunan yang berpotensi meningkatkan kasus aktif Covid-19.
"Varian AY.4.2 sudah mulai masuk ke Malaysia. Ini yang harus kita antisipasi. Negara-negara di Eropa kasus Covid-19 sudah naik," kata Suharyanto yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 tersebut.
ASN Dilarang Mudik saat Nataru
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menerbitkan Surat Edaran Menteri PAN RB Nomor 26 tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan atau Cuti Bagi Pegawai ASN Selama Periode Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Aturan tersebut resmi berlaku sejak 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022 untuk mencegah melonjaknya kasus Covid-19.
"Pegawai ASN dilarang melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dan atau mudik selama periode Nataru, yaitu sejak 24 Desember 2021-2 Januari 2022," kata Tjahjo dalam keterangan tertulis, Selasa (23/11).
Pegawai ASN yang melanggar aturan tersebut akan dikenakan sanksi disiplin pegawai sesuai ketentuan dalam PP Nomor 94 tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Rangkuman Peristiwa Covid-19
Ilustrasi Covid-19 di Indonesia. (CNN Indonesia/Safir Makki)
4 Juta Vaksin AstraZeneca Tiba di RI
Sebanyak 4.397.740 dosis vaksin AstraZeneca dalam bentuk jadi tiba di Tanah Air. Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate mengatakan stok vaksin terus ditambah oleh pemerintah guna pemenuhan angka vaksin masyarakat Indonesia.
Per 23 November, angka pemenuhan vaksin sudah menyasar sampai 135 juta penduduk Indonesia yang mendapatkan dosis pertama, 90 juta di antaranya sudah mendapatkan dosis lengkap.
Pakar Ingin Warga Komorbid Masuk Target Booster 2022
Ahli epidemiologi dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, mengingkan agar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memasukan warga dengan penyakit penyerta atau komorbid ke dalam target sasaran pemberian vaksin virus
Covid-19 dosis ketiga atau booster pada 2022 mendatang.
Saat ini Kemenkes baru menetapkan sasaran booster kepada tenaga kesehatan, warga lanjut usia (lansia) dan warga yang memiliki gangguan pada sistem imunitas.
"Selain lansia, booster sebaiknya juga diprioritaskan pada kelompok berisiko seperti pelayan publik di perbatasan atau rawan di sisi kondisi tubuh, seperti yang memiliki komorbid. Nah itu yang harus didahulukan," kata Dicky saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (24/11).
Ahli Ramal Covid RI belum berakhir di 2022
Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman memprediksi pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia belum bisa berakhir dalam waktu dekat.
Dicky berkata, karakteristik Covid-19 sangat fluktuatif sehingga belum ada yang bisa mengetahui secara pasti kapan pandemi akan berakhir di Indonesia bahkan dunia
"Jangankan akhir tahun 2021, bahkan awal tahun 2022, itu belum bisa kita yakini selesai. Bahkan kemungkinan pertengahan 2022 pun sulit," kata Dicky saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (25/11).
Update Covid 25 November 2021
Data harian yang dirilis Satgas Covid-19 per hari ini, Kamis (24/11) mencatat terdapat penambahan kasus covid-19 baru sebanyak 372 orang. Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 293 kasus, dan 16 kasus meninggal baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 4.254.815 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 4.102.993 orang dinyatakan pulih, sementara 143.782 lainnya meninggal dunia.