Hari Guru di Makassar Diwarnai Aksi Perusakan Sekolah oleh Pelajar

CNN Indonesia
Kamis, 25 Nov 2021 19:33 WIB
Para pelajar bersenjatakan parang itu leluasa memasuki sekolah yang sedang melaksanakan kegiatan belajar, bahkan sampai mengancam seorang guru. Ilustrasi. Foto: ANTARA FOTO/Rony Muharrman
Makassar, CNN Indonesia --

Sejumlah pelajar merusak salah satu sekolah menengah atas (SMA) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (25/11). Penyerangan itu terjadi ketika sekolah tengah berkegiatan belajar-mengajar, bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional.

Sekelompok pelajar ini menyerang sekolah tersebut dengan menggunakan senjata tajam jenis parang, anak panah dan batu. Mereka menyerang pos keamanan sekolah hingga mengalami kerusakan.

Seorang penjaga keamanan sekolah, Jenius (64) menyebutkan, gerombolan pelajar yang mengendarai sepeda motor itu tiba-tiba masuk ke dalam area sekolah dan teriak-teriak seperti mencari seseorang.


"Tadi saya jaga, tiba-tiba banyak datang sambil gas-gas motornya di depan sekolah. Ada juga bawa parang dan anak panah," kata Jenius, Kamis (25/11).

Mendengar suara berisik sepeda motor itu, Jenius kaget hingga dirinya tidak bisa berbuat apa-apa ketika terjadi penyerangan. Pasalnya, gerombolan pelajar tersebut membawa senjata tajam. Sehingga mereka dengan leluasa masuk ke dalam area sekolah dan melempari batu jendela ruang belajar.

"Mereka pecahkan kaca jendela pos sekuriti dan kaca jendela kelas dengan pakai batu. Setelah itu mereka kabur," bebernya.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando KS mengatakan kejadian itu terjadi pada saat seluruh siswa melaksanakan kegiatan belajar di dalam sekolah. Dengan kejadian itu sontak murid dan guru kaget hingga ketakutan.

"Waktu kejadian itu, masih ada murid di dalam sekolah, karena masih jam belajar," kata Lando.

Parahnya, kata Lando, seorang guru pun sempat diancam dengan parang oleh salah satu pelaku. Para pelaku leluasa masuk di area sekolah merusak kaca dan menjatuhkan sepeda motor yang terparkir.

"Kerusakan di SMA Nasional ini ada dua kaca jendela pos yang rusak dan tiga kaca jendela ruang kelas juga dirusak," sebutnya.

Lando mengaku belum mengetahui pasti motif penyerangan ke sekolah tersebut. Kepolisian masih melakukan penyelidikan serta mengamankan sejumlah barang bukti berupa anak panah dan pisau diduga milik para pelaku.

"Masih didalami terkait kejadian ini untuk mengungkap siapa pelaku dan motifnya," katanya.

(mir/gil)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER