Anies: Covid Terkendali, Sudah Ada Kekebalan di Masyarakat Jakarta

CNN Indonesia
Kamis, 25 Nov 2021 19:44 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan tetap meminta seluruh pihak disiplin menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dalam beraktivitas sehari-hari. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan penyebaran Covid-19 di Jakarta terkendali karena sudah terjadi kekebalan di tengah masyarakat. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan penyebaran Covid-19 di Jakarta secara umum terkendali. Menurutnya, sudah terjadi kekebalan di tengah masyarakat karena persentase kasus maupun vaksinasi Covid-19 tergolong tinggi.

"Situasi di Jakarta secara umum terkendali, kenapa? Karena masyarakat yang terekspose dengan Virus Sars Cov, persentase sudah tinggi. Kedua sudah mengalami vaksinasi dengan angka vaksinasi yang persentasenya tinggi," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Kamis (25/11).

"Jadi secara kolektif sudah ada kekebalan di masyarakat Jakarta," ujarnya menambahkan.


Anies juga menyatakan tingkat pemanfaatan teknologi di Jakarta sudah tinggi. Masyarakat telah menggunakan aplikasi JAKI dan PeduliLindungi untuk keluar masuk tempat umum. Namun, Anies mengakui penggunaan aplikasi tersebut mulai menurun.

"Jadi imbauannya semua fasilitas harus kembali mendisiplinkan. Ada orang masuk harus scan, kalau ada orang keluar harus scan, sehingga masyarakat merasa aman datang ke sebuah tempat, karena tahu pengunjung semua sudah terdeteksi menggunakan sistem peduli lindungi yang ada," katanya.

Dalam kesempatan itu, Anies menyebut pihaknya akan membuat aturan terkait Libur Natal dan Tahun Baru nanti. Menurutnya, aturan tersebut tetap merujuk kepada Inmendagri.

"Dengan nanti ada beberapa hal spesifik yang terkait urusan Jakarta, yang belum tentu sudah dirangkum dalam inmendagri tersebut, jadi kami harapkan pada tanggal 1 Desember, Pergub tersebut sudah siap, sehingga bisa disosialisasikan cukup waktu," ujarnya.

Berdasarkan data Satgas Covid-19, Kamis (25/11), total kasus positif di Ibu Kota mencapai 863.687. Dari jumlah tersebut sebanyak 849.607 orang dinyatakan sembuh dan 13.596 orang lainnya meninggal dunia.

(yoa/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER