Temui Jokowi di Istana, Johan Budi Klaim Tak Bahas Posisi Wamen

CNN Indonesia
Rabu, 01 Dec 2021 19:08 WIB
Politikus PDIP Johan Budi meminta pertemuannya dengan Presiden Jokowi tak dikaitkan dengan dugaan tawaran posisi wakil menteri. Anggota DPR Johan Budi bertemu dengan Presiden Jokowi, di Istana, Rabu (1/12). (Foto: ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)
Jakarta, CNN Indonesia --

Politikus PDIP Johan Budi Sapto Pribowo mengklaim pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo, di Istana Kepresidenan, Jakarta, tak terkait isu kocok ulang (reshuffle) kabinet.

Ia mengaku hanya bersilaturahmi dengan Jokowi yang isinya guyonan dan bertanya kabar satu sama lain.

"Jangan dikaitkan sama wamen-wamen (wakil menteri) apa. Jangan, enggak ada hubungannya," kata Johan di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip dari rekaman yang diterima pada Rabu (1/12).


Dia, yang merupakan mantan Juru Bicara KPK dan juga Juru Bicara Presiden ini, menyampaikan tak ada tawaran posisi apapun dalam pertemuan itu.

Pihaknya hanya bercerita pengalaman saat turun ke daerah pemilihan (dapil) kepada Jokowi sekaligus memberi beberapa masukan kepada pemerintah.

"Saya masih hubungannya kan masih baik ya sama Presiden dan juga saya pernah di sini, mendampingi beliau sebagai stafsus gitu ya sehingga perlu juga selain silaturahmi," ujar dia, yang juga Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP ini.

Terpisah, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan pertemuan Jokowi dengan Johan sebatas silaturahmi. Dia memastikan belum ada pembicaraan soal reshuffle kabinet.

"Setahu saya tidak ada rencana tersebut. Jadi, pokoknya semua menteri tetap bekerja seperti biasa, semua wamen tetap kerja," ucap Pratikno di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip dari rekaman yang diterima, Rabu (1/12).

Terpisah, Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan pihaknya tak akan berusaha mempengaruhi Jokowi terkait reshuffle kabinet.

"Sepenuhnya kami menyerahkan kepada Presiden, karena itu adalah hak prerogatif Presiden, sehingga kami tidak berusaha mempengaruhi, tidak berusaha, enggak sama sekali. Pokoknya kami percaya sepenuhnya kepada Presiden untuk hal itu," kata dia, kepada wartawan di Kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan pada Rabu (1/12).

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto mengklaim reshuffle kabinet akan dilakukan pada 8 Desember atau bertepatan dengan Rabu Pon sesuai penanggalan Jawa.

(dhf/mts/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER