Jelang Nataru, BMKG Ingatkan Waspada Ancaman Banjir dan Tsunami

CNN Indonesia
Jumat, 03 Dec 2021 01:34 WIB
BMKG menyebut pada Desember 2021 dan Januari 2022 sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang sampai lebat. Petugas memantau satelit cuaca di ruang kendali BMKG, Jakarta. (CNN IndonesiaAdhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap ancaman banjir, gempa bumi, hingga tsunami saat libur Natal dan tahun baru (Nataru).

BMKG menyebut pada Desember 2021 dan Januari 2022 sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang sampai lebat.

"Periode Natal dan Tahun Baru menunjukkan bahwa curah hujan pada umumnya berada pada kategori menengah hingga tinggi (100-500 mm per bulan)," kata Humas BMKG dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/12).


Ia berkata gempa bumi dan tsunami dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Namun, tidak dapat dipastikan dengan tepat kapan waktu bencana itu akan terjadi. Meski begitu, jika dilihat secara historis, tsunami di Indonesia sudah terjadi ratusan kali.

"Catatan katalog tsunami BMKG menunjukkan bahwa di wilayah Indonesia sejak tahun 1608 sudah terjadi tsunami lebih dari 246 kali, sehingga kita semua patut waspada," ucapnya.

Ia juga meluruskan bahwa terkait potensi tsunami di Cilegon, BMKG tidak bermaksud memberikan prediksi akan terjadi tsunami selama periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Ia berujar, Cilegon hanya sebagai contoh salah satu wilayah yang rawan dan memiliki potensi tsunami seperti halnya wilayah lain di Indonesia yang memiliki potensi dan catatan sejarah tsunami.

Terkait itu, ia mengimbau kepada pihak terkait untuk terus memonitor perkembangan cuaca, iklim, dan gempa bumi, serta peringatan dini kondisi ekstrem dari BMKG melalui berbagai kanal resmi.

"Serta meningkatkan kewaspadaan di daerah-daerah yang rawan terhadap bencana geo-hidrometeorologi," ucapnya.

Sebelumnya, BMKG memprediksi ancaman tsunami setinggi 8 meter di Kota Cilegon dan cuaca buruk hingga awal tahun 2022. Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas 1 Banten menyarankan kapal tidak berlayar jika ombak tinggi dan angin kencang.

Selain itu, pada periode 25 Desember-1 Januari, dari laporan BMKG memperlihatkan hampir seluruh provinsi di Indonesia akan mengalami hujan lebat. Beberapa provinsi itu di antaranya Sumatera, Kalimantan, Jawa, NTT, Papua, Sulawesi sebagian besar hujan lebat, kecuali di Sulawesi Barat, Maluku hujan sedang," tutur dia.

(yla/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER