Erupsi Semeru, Warga Diminta Jauhi DAS Mujur-Curah Kobokan

tim | CNN Indonesia
Sabtu, 04 Dec 2021 18:50 WIB
PVMBG mengeluarkan sejumlah imbauan bagi masyarakat untuk terhindar bahaya erupsi dan guguran awan panas Gunung Semeru, Sabtu (4/12). PVMBG mengeluarkan sejumlah imbauan bagi masyarakat untuk terhindar bahaya erupsi dan guguran awan panas Gunung Semeru, Sabtu (4/12). (Humas BNPB)
Jakarta, CNN Indonesia --

Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan diminta tidak beraktivitas pada jarak satu kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru, dan jarak 5 Kilometer arah bukaan kawah di sektor tenggara selatan.

Hal tersebut menyusul erupsi Gunung Semeru dan guguran awan panas Sabtu (3/12) sore ini, mengutip keterangan resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Selain itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang juga telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat dan para penambang untuk tidak beraktivitas di sepajang Daerah Aliran Sungai (DAS) Mujur dan Curah Kobokan.


Tim BPBD Kabupaten Lumajang saat ini tengah berupaya mendirikan titik pengungsian sektoral di Lapangan Kamarkajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Sejauh ini belum ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa, sementara kerugian materil dan dampak lainnya dari erupsi Gunung Semeru masih dalam pendataan.

Secara visual Gunung Semeru masih tertutup kabut disertai hujan dengan intensitas sedang. 

Gunung Semeru mengalami menggugurkan awan panas ke arag Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (4/12) pukul 15.20 WIB.

Kronologi kejadian yang diamati dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, Dusun Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, getaran banjir lahar atau guguran awan panas tercatat mulai pukul 14.47 WIB dengan amplitudo maksimal 20 milimeter.

Pada pukul 15.10 WIB, PPGA Pos Gunung Sawur kemudian melaporkan visual abu vulkanik dari guguran awan panas sangat jelas teramati mengarah ke Besuk Kobokan dan beraroma belerang.

Selain itu, laporan visual dari beberapa titik lokasi juga mengalami kegelapan akibat kabut dari abu vulkanik.

Catatan yang dihimpun PVMBG, guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah.

Dampak erupsi paling parah dirasakan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Diketahui dua kecamatan di Lumajang gelap gulita, yakni Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro.

BNPB menyatakan tidak ada korban jiwa karena erupsi Gunung Semeru tersebut.

(ryh/vws)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER