Alat Bantu Seks Pecut Siskaeee Disita, Barbuk Produksi Konten Vulgar

CNN Indonesia
Selasa, 07 Dec 2021 15:04 WIB
Sejumlah barang bukti diamankan dari tangan Fransiska Candra alias Siskaeee, tersangka pornografi kasus video perempuan pamer aurat di Bandara Yogyakarta. Alat bantu seks diamankan dari Siskaeee. (CNN Indonesia/Tunggul)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah barang bukti diamankan dari tangan Fransiska Candra (23) atau FCN alias Siskaeee atau S, tersangka pornografi kasus video perempuan pamer aurat di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).

Beberapa barang bukti ini mengarahkan kepada pembuktian dugaan tindak pidana siber melanggar kesusilaan berupa aksi eksibisionis yang dilakukan oleh Siskaeee. Barang-barang ini dihadirkan dalam rilis kasus yang digelar di Mapolda DIY, Selasa (7/12).

Serangkaian bukti ini beberapa dipakai oleh Siskaeee dalam memproduksi konten-konten vulgarnya. Meliputi pecut, rambut palsu, dan kostum.


"Kemudian lampu cincin, kamera mirrorless, handphone, juga laptop," Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda DIY AKBP Roberto Pasaribu di Mapolda DIY, Sleman.

Sementara beberapa barang bukti lain adalah asesoris atau atribut milik S yang identik ketika membuat video eksibisionis di YIA. Seperti kacamata, baju blazer abu-abu, dan rok hitam.

Berbagai barang ini sebagian disita lewat proses penggeledahan dari tangan tersangka kelahiran Sidoarjo, Jawa Timur itu.

"Disita dari dia, dari tangan tersangka," kata Roberto yang enggan merinci lokasi dari mana benda-benda itu diamankan.

Beberapa barang bukti yang diamankan dari tangan Siskaeee dihadirkan di Polda DIY, Sleman, Selasa (7/12).Foto: CNN Indonesia/Tunggul
Beberapa barang bukti yang diamankan dari tangan Siskaeee dihadirkan di Polda DIY, Sleman, Selasa (7/12).

Seperti diberitakan sebelumnya, Fransiska Candra N alias Siskaeee atau S berhasil diamankan di Bandung, Sabtu (4/12) sore kemarin. Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto menyebut bahwa saat pengamanan, S baru saja turun dari kereta yang berangkat dari Stasiun Gambir.

Tak lama setelah pengamanan itu, yang bersangkutan langsung dibawa untuk diperiksa di Polda DIY dan ditetapkan sebagai tersangka pada Minggu (5/12) malam.

Hasil pemeriksaan sementara, tersangka UU ITE dan pornografi itu mengaku menjadikan lebih dari satu lokasi di Yogyakarta sebagai tempat pengambilan gambar untuk video tak senonohnya.

(kum/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER