Rangkuman Covid: PPKM Nataru Batal, Vaksinasi Melorot Lagi
CNN Indonesia
Selasa, 07 Des 2021 18:50 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi pandemi covid-19 di Indonesia. CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim
Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah memutuskan untuk membatalkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saat libur Natal dan tahun baru 2022 (Nataru). Kebijakan itu kemudian menimbulkan kritik dari sejumlah pakar kesehatan dan kebijakan publik.
Sementara itu, jumlah capaian vaksinasi Covid-19 di Indonesia masih belum merata di Indonesia. Bahkan belasan provinsi tidak mencapai target Kementerian Kesehatan di November lalu. Indonesia pun kemudian didapuk sebagai peringkat kedua terbawah oleh salah satu media luar terkait penanganan pandemi Covid-19 selama ini.
CNNIndonesia.com merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal Berlaku
Pemerintah batal menerapkan PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia pada musim libur Nataru. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan keputusan itu diambil karena Indonesia sudah lebih siap menghadapi musim libur akhir tahun. Hal itu tercermin dari jumlah tes dan telusur yang lebih tinggi dari tahun lalu.
"Pemerintah memutuskan untuk tidak akan menerapkan PPKM level3 pada periode Nataru pada semua wilayah. Penerapan level PPKM selama Nataru akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yang berlaku saat ini, tetapi dengan beberapa pengetatan," kata Luhut dalam keterangan tertulis di situs Kemenko Marves, Selasa (7/12).
Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra menilai langkah pemerintah dalam membatalkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 saat Natal dan Tahun baru 2022 (Nataru) di Indonesia merupakan sebuah kemunduran. Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah menilai sikap ini tak lain menunjukkan bahwa pemerintah gamang menghadapi Nataru.
DKI Tetap Level 3 Saat Nataru
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 1430 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3 Covid-19. Kepgub tersebut menetapkan Jakarta bakal menerapkan PPKM Level 3 selama libur Nataru. Aturan ini ditandatangani Anies pada 2 Desember lalu.
"Menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Covid selama 10 hari terhitung sejak tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022," demikian dikutip dari Kepgub, Selasa (7/12).
Ketahanan Covid-19 Jadi Peringkat Dua Terbawah Versi Media Luar
Ketahanan Covid-19 Indonesia berada di peringkat kedua terendah dari 53 negara yang diteliti, berdasarkan survei dari Bloomberg. Peringkat terakhir ditempati Filipina, sementara Malaysia berada posisi ke-50, disusul Vietnam di peringkat 51.
Sementara itu, Singapura berada di peringkat 37, jauh lebih tinggi dari RI. Thailand juga termasuk dalam negara Asia Tenggara yang memiliki peringkat cukup baik, yakni di 47.
Data tersebut disusun menggunakan 12 indikator. Beberapa di antaranya yakni penahanan virus, kualitas perawatan kesehatan, cakupan vaksinasi, kematian secara keseluruhan, dan perkembangan untuk memulai kembali perjalanan.
Bloomberg melaporkan, Indonesia dan Filipina masih mengalami kekurangan skor vaksinasi. Kedua negara ini hanya memberikan kurang dari 100 suntikan vaksin per 100 orang, yang kemudian menjadi penghalang utama skor mereka.
Klik untuk selanjutnya, gaduh buta karena vaksin...
Komite Daerah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komda KIPI) Jawa Timur memastikan kondisi kebutaan seorang warga Kota Malang, Jawa Timur, Joko Santoso (38) usai vaksinasi dapat disimpulkan tidak terkait pemberian vaksin Covid-19 dengan merek AstraZeneca.
Berdasarkan hasil kajian dari Komnas KIPI, Komda KIPI Jatim dan tim yang terkait yaitu dari Dinas Kesehatan Kota Malang, Tim RSSA dan Pokja KIPI Kota Malang. Pada 3 Desember lalu diagnosis dari pemeriksaan kesehatan Joko yakni Optic Neuritis atau gangguan peradangan yang terjadi pada saraf mata atau saraf optik.
"Jadi Komda dan Komnas KIPI kemarin menyepakati bahwa tidak cukup data dan bukti untuk mengatakan bahwa ini disebabkan oleh vaksin Covid-19," kata Sekretaris Komda KIPI Jawa Timur Dominicus Husada saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (7/12).
15 Daerah Gagal Target Vaksinasi November
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan target baru pemerintah yakni minimal 60 persen dosis pertama vaksinasi Covid-19 tercapai di November, dan 70 persen di akhir tahun. Namun demikian, berdasarkan data Kementerian Kesehatan masih terdapat 15 provinsi yang capaian vaksinasinya masih di bawah 60 persen.
Mereka yakni, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Riau, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Selatan. Kemudian, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Papua Barat, Maluku, Sulawesi Tenggara, Aceh, dan Papua.
Capaian Dosis Vaksin RI
Capaian vaksinasi covid-19 di Indonesia per Selasa (7/12) Pukul 12.00 WIB tercatat, setidaknya 143.291.352 orang telah menerima suntikan dosis pertama vaksin virus corona. Sementara itu, baru 99.825.444 orang yang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.
Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang baru menyentuh 68,80 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua baru berada di angka 47,93 persen.
Update Covid 7 Desember 2021
Data harian yang dirilis Satgas Covid-19 per hari ini, Selasa (7/12) mencatat terdapat penambahan kasus covid-19 baru sebanyak 261 orang. Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 420 kasus, dan 17 kasus meninggal baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 4.258.076 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 4.108.717 orang dinyatakan pulih, 5.466 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 143.893 lainnya meninggal dunia.
Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah memutuskan untuk membatalkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saat libur Natal dan tahun baru 2022 (Nataru). Kebijakan itu kemudian menimbulkan kritik dari sejumlah pakar kesehatan dan kebijakan publik.
Sementara itu, jumlah capaian vaksinasi Covid-19 di Indonesia masih belum merata di Indonesia. Bahkan belasan provinsi tidak mencapai target Kementerian Kesehatan di November lalu. Indonesia pun kemudian didapuk sebagai peringkat kedua terbawah oleh salah satu media luar terkait penanganan pandemi Covid-19 selama ini.
CNNIndonesia.com merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal Berlaku
Pemerintah batal menerapkan PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia pada musim libur Nataru. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan keputusan itu diambil karena Indonesia sudah lebih siap menghadapi musim libur akhir tahun. Hal itu tercermin dari jumlah tes dan telusur yang lebih tinggi dari tahun lalu.
"Pemerintah memutuskan untuk tidak akan menerapkan PPKM level3 pada periode Nataru pada semua wilayah. Penerapan level PPKM selama Nataru akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yang berlaku saat ini, tetapi dengan beberapa pengetatan," kata Luhut dalam keterangan tertulis di situs Kemenko Marves, Selasa (7/12).
Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra menilai langkah pemerintah dalam membatalkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 saat Natal dan Tahun baru 2022 (Nataru) di Indonesia merupakan sebuah kemunduran. Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah menilai sikap ini tak lain menunjukkan bahwa pemerintah gamang menghadapi Nataru.
DKI Tetap Level 3 Saat Nataru
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 1430 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3 Covid-19. Kepgub tersebut menetapkan Jakarta bakal menerapkan PPKM Level 3 selama libur Nataru. Aturan ini ditandatangani Anies pada 2 Desember lalu.
"Menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Covid selama 10 hari terhitung sejak tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022," demikian dikutip dari Kepgub, Selasa (7/12).
Ketahanan Covid-19 Jadi Peringkat Dua Terbawah Versi Media Luar
Ketahanan Covid-19 Indonesia berada di peringkat kedua terendah dari 53 negara yang diteliti, berdasarkan survei dari Bloomberg. Peringkat terakhir ditempati Filipina, sementara Malaysia berada posisi ke-50, disusul Vietnam di peringkat 51.
Sementara itu, Singapura berada di peringkat 37, jauh lebih tinggi dari RI. Thailand juga termasuk dalam negara Asia Tenggara yang memiliki peringkat cukup baik, yakni di 47.
Data tersebut disusun menggunakan 12 indikator. Beberapa di antaranya yakni penahanan virus, kualitas perawatan kesehatan, cakupan vaksinasi, kematian secara keseluruhan, dan perkembangan untuk memulai kembali perjalanan.
Bloomberg melaporkan, Indonesia dan Filipina masih mengalami kekurangan skor vaksinasi. Kedua negara ini hanya memberikan kurang dari 100 suntikan vaksin per 100 orang, yang kemudian menjadi penghalang utama skor mereka.
Klik untuk selanjutnya, gaduh buta karena vaksin...
Kebutaan Pria di Malang Disebut Bukan Karena Vaksinasi
Komite Daerah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komda KIPI) Jawa Timur memastikan kondisi kebutaan seorang warga Kota Malang, Jawa Timur, Joko Santoso (38) usai vaksinasi dapat disimpulkan tidak terkait pemberian vaksin Covid-19 dengan merek AstraZeneca.
Berdasarkan hasil kajian dari Komnas KIPI, Komda KIPI Jatim dan tim yang terkait yaitu dari Dinas Kesehatan Kota Malang, Tim RSSA dan Pokja KIPI Kota Malang. Pada 3 Desember lalu diagnosis dari pemeriksaan kesehatan Joko yakni Optic Neuritis atau gangguan peradangan yang terjadi pada saraf mata atau saraf optik.
"Jadi Komda dan Komnas KIPI kemarin menyepakati bahwa tidak cukup data dan bukti untuk mengatakan bahwa ini disebabkan oleh vaksin Covid-19," kata Sekretaris Komda KIPI Jawa Timur Dominicus Husada saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (7/12).
15 Daerah Gagal Target Vaksinasi November
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan target baru pemerintah yakni minimal 60 persen dosis pertama vaksinasi Covid-19 tercapai di November, dan 70 persen di akhir tahun. Namun demikian, berdasarkan data Kementerian Kesehatan masih terdapat 15 provinsi yang capaian vaksinasinya masih di bawah 60 persen.
Mereka yakni, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Riau, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Selatan. Kemudian, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Papua Barat, Maluku, Sulawesi Tenggara, Aceh, dan Papua.
Capaian Dosis Vaksin RI
Capaian vaksinasi covid-19 di Indonesia per Selasa (7/12) Pukul 12.00 WIB tercatat, setidaknya 143.291.352 orang telah menerima suntikan dosis pertama vaksin virus corona. Sementara itu, baru 99.825.444 orang yang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.
Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang baru menyentuh 68,80 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua baru berada di angka 47,93 persen.
Update Covid 7 Desember 2021
Data harian yang dirilis Satgas Covid-19 per hari ini, Selasa (7/12) mencatat terdapat penambahan kasus covid-19 baru sebanyak 261 orang. Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 420 kasus, dan 17 kasus meninggal baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 4.258.076 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 4.108.717 orang dinyatakan pulih, 5.466 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 143.893 lainnya meninggal dunia.