Rangkuman Covid: Jabodetabek PPKM Level 3, Kasus Aktif Tembus 200 Ribu
CNN Indonesia
Senin, 07 Feb 2022 17:08 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
PPKM DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), DI Yogyakarta, Bali, serta Bandung Raya naik menjadi level 3. Ilustrasi (AP/Dita Alangkara)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kasus konfirmasi positif virus corona (Covid-19) meningkat dalam sepekan terakhir. Lonjakan kasus tersebut ditengarai karena penyebaran varian Omicron.
Pemerintah pun kembali melakukan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah wilayah aglomerasi yang mengalami lonjakan kasus.
Seperti wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) yang naik menjadi level 3. Demikian juga Bandung Raya, DIY, serta Bali yang juga menerapkan PPKM level 3.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CNNIndonesia.com merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir.
Jabodetabek Naik Level 3 PPKM
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan PPKM Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), DI Yogyakarta, Bali dan Bandung Raya naik ke level 3.
Kebijakan ini diambil setelah menyoroti lonjakan kasus yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
"Jabodetabek, DIY, Bali Bandung Raya akan ke level 3," ujar Luhut dalam jumpa pers disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (7/2).
Luhut memerintahkan peningkatan kewaspadaan terhadap lonjakan varian Omicron yang menyumbang kenaikan kasus covid dalam beberapa waktu terakhir.
Data harian yang dirilis Satgas Covid-19 per hari ini, Senin (7/2) mencatatkan penambahan kasus Covid-19 sebanyak 26.121 orang. Sementara untuk kasus sembuh bertambah 8.577 kasus, dan 82 kasus meninggal baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 4.542.601 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 4.191.604 orang dinyatakan pulih, 206.361 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 144.636 orang lainnya meninggal dunia.
Lonjakan Covid DKI, Banten, dan Bali Lebih Tinggi dari Puncak Delta
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyoroti lonjakan kasus virus corona dampak dari mutasi dan transmisi varian Omicron yang terjadi di tiga provinsi Indonesia, yakni DKI Jakarta, Banten, dan Bali.
Budi menyebut, puncak kasus Covid-19 harian di ketiga provinsi itu lebih tinggi dibandingkan puncak kasus pada gelombang 2 Juli 2021 lalu akibat serangan varian Delta di Indonesia.
"Sekarang ada tiga provinsi yang jumlah kasusnya melebihi jumlah kasus gelombang Delta yang lalu," kata Budi dalam konferensi pers, Senin (7/2).
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengklaim pemerintah sekaligus warga mampu mengatasi lonjakan kasus virus corona dampak dari mutasi dan transmisi varian Omicron pada akhir Februari 2022 mendatang.
Budi lantas meminta masyarakat tidak perlu panik, namun tetap waspada menjalankan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, terutama pada daerah-daerah yang sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19.
"Sekali lagi jangan panik, jangan jemawa, tetap waspada. Kalau kasus naik di kota kita, kurangi mobilitas, stay saja di rumah. Insha Allah nanti di akhir Februari kita bisa mengatasi pandemi ini," kata Budi dalam konferensi pers, Senin (7/2).
Rangkuman lainnya di halaman selanjutnya...
Gelombang Covid Mulai Ancam Nakes di RS
Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zubairi Djoerban menilai gelombang tiga pandemi virus corona yang terjadi akhir-akhir ini mulai mengancam nasib para tenaga kesehatan (nakes) di Indonesia.
Zubairi lantas mengingatkan positivity rate di Indonesia juga semakin meningkat terutama dampak dari transmisi varian Omicron. Positivity rate harian di Indonesia per 6 Februari sudah mencapai 13,58 persen.
"Gelombang ini mulai mengancam nakes di rumah sakit. Kalau yang terinfeksi banyak dan mereka harus cuti, maka ketidaktersediaan nakes akan memengaruhi pelayanan," kata Zubairi melalui cuitan di akun twitter pribadinya @ProfesorZubairi, Senin (7/2). CNNIndonesia.com telah diberi izin mengutip unggahan tersebut.
Akses Telemedicine Diperluas ke Wilayah Aglomerasi Jawa-Bali
Menkes Budi Gunadi Sadikin memutuskan untuk memperluas akses layanan telemedicine bagi pasien terpapar virus corona yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing.
Awalnya, layanan telemedicine hanya berfokus pada wilayah aglomerasi Jabodetabek. Namun seiring dengan lonjakan kasus Covid-19 di luar wilayah itu, pemerintah memutuskan untuk memperluas layanan telemedicine ke daerah di kawasan aglomerasi Jawa-Bali.
"Mulai minggu ini kita perluas ke Bandung raya, Semarang raya, Solo raya, DI Yogyakarta, Malang raya dan Denpasar," kata Budi dalam konferensi pers, Senin (7/2).
Vaksin Merah Putih Unair Kantongi Izin Uji Klinik Pada Manusia
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan Persetujuan Protokol Uji Klinik (PPUK) vaksin virus corona Merah Putih yang dikembangkan Universitas Airlangga (Unair) dengan berbasis inactivated virus, dan bermitra dengan PT Biotis Pharmaceuticals.
Kepala BPOM Penny K. Lukito menambahkan, dengan pemberian PPUK tersebut, maka vaksin Merah Putih sudah dapat melakukan uji klinik pada manusia.
"Kami akan menginformasikan, telah diberikannya PPUK untuk vaksin Merah Putih dengan platform inactivated virus yang dikembangkan oleh Unair dan PT Biotis Pharmaceuticals," kata Penny dalam konferensi pers, Senin (7/2).
Capaian Dosis Vaksin RI
Capaian vaksinasi covid-19 di Indonesia per Senin (7/2) Pukul 12.00 WIB tercatat, yakni 186.703.390 orang telah menerima suntikan dosis pertama vaksin virus corona. Sementara itu, 131.119.425 orang juga telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.
Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang sudah menyentuh 89,65 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua baru berada di angka 62,96 persen.
Jakarta, CNN Indonesia --
Kasus konfirmasi positif virus corona (Covid-19) meningkat dalam sepekan terakhir. Lonjakan kasus tersebut ditengarai karena penyebaran varian Omicron.
Pemerintah pun kembali melakukan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah wilayah aglomerasi yang mengalami lonjakan kasus.
Seperti wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) yang naik menjadi level 3. Demikian juga Bandung Raya, DIY, serta Bali yang juga menerapkan PPKM level 3.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CNNIndonesia.com merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir.
Jabodetabek Naik Level 3 PPKM
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan PPKM Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), DI Yogyakarta, Bali dan Bandung Raya naik ke level 3.
Kebijakan ini diambil setelah menyoroti lonjakan kasus yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
"Jabodetabek, DIY, Bali Bandung Raya akan ke level 3," ujar Luhut dalam jumpa pers disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (7/2).
Luhut memerintahkan peningkatan kewaspadaan terhadap lonjakan varian Omicron yang menyumbang kenaikan kasus covid dalam beberapa waktu terakhir.
Data harian yang dirilis Satgas Covid-19 per hari ini, Senin (7/2) mencatatkan penambahan kasus Covid-19 sebanyak 26.121 orang. Sementara untuk kasus sembuh bertambah 8.577 kasus, dan 82 kasus meninggal baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 4.542.601 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 4.191.604 orang dinyatakan pulih, 206.361 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 144.636 orang lainnya meninggal dunia.
Lonjakan Covid DKI, Banten, dan Bali Lebih Tinggi dari Puncak Delta
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyoroti lonjakan kasus virus corona dampak dari mutasi dan transmisi varian Omicron yang terjadi di tiga provinsi Indonesia, yakni DKI Jakarta, Banten, dan Bali.
Budi menyebut, puncak kasus Covid-19 harian di ketiga provinsi itu lebih tinggi dibandingkan puncak kasus pada gelombang 2 Juli 2021 lalu akibat serangan varian Delta di Indonesia.
"Sekarang ada tiga provinsi yang jumlah kasusnya melebihi jumlah kasus gelombang Delta yang lalu," kata Budi dalam konferensi pers, Senin (7/2).
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengklaim pemerintah sekaligus warga mampu mengatasi lonjakan kasus virus corona dampak dari mutasi dan transmisi varian Omicron pada akhir Februari 2022 mendatang.
Budi lantas meminta masyarakat tidak perlu panik, namun tetap waspada menjalankan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, terutama pada daerah-daerah yang sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19.
"Sekali lagi jangan panik, jangan jemawa, tetap waspada. Kalau kasus naik di kota kita, kurangi mobilitas, stay saja di rumah. Insha Allah nanti di akhir Februari kita bisa mengatasi pandemi ini," kata Budi dalam konferensi pers, Senin (7/2).
Rangkuman lainnya di halaman selanjutnya...
Gelombang Covid Mulai Ancam Nakes di RS
Ketua Satgas Covid-19 PB IDI Zubairi Djoerban menilai gelombang tiga pandemi virus corona yang terjadi akhir-akhir ini mulai mengancam nasib para tenaga kesehatan (nakes) di Indonesia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Gelombang Covid Mulai Ancam Nakes di RS
Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zubairi Djoerban menilai gelombang tiga pandemi virus corona yang terjadi akhir-akhir ini mulai mengancam nasib para tenaga kesehatan (nakes) di Indonesia.
Zubairi lantas mengingatkan positivity rate di Indonesia juga semakin meningkat terutama dampak dari transmisi varian Omicron. Positivity rate harian di Indonesia per 6 Februari sudah mencapai 13,58 persen.
"Gelombang ini mulai mengancam nakes di rumah sakit. Kalau yang terinfeksi banyak dan mereka harus cuti, maka ketidaktersediaan nakes akan memengaruhi pelayanan," kata Zubairi melalui cuitan di akun twitter pribadinya @ProfesorZubairi, Senin (7/2). CNNIndonesia.com telah diberi izin mengutip unggahan tersebut.
Akses Telemedicine Diperluas ke Wilayah Aglomerasi Jawa-Bali
Menkes Budi Gunadi Sadikin memutuskan untuk memperluas akses layanan telemedicine bagi pasien terpapar virus corona yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing.
Awalnya, layanan telemedicine hanya berfokus pada wilayah aglomerasi Jabodetabek. Namun seiring dengan lonjakan kasus Covid-19 di luar wilayah itu, pemerintah memutuskan untuk memperluas layanan telemedicine ke daerah di kawasan aglomerasi Jawa-Bali.
"Mulai minggu ini kita perluas ke Bandung raya, Semarang raya, Solo raya, DI Yogyakarta, Malang raya dan Denpasar," kata Budi dalam konferensi pers, Senin (7/2).
Vaksin Merah Putih Unair Kantongi Izin Uji Klinik Pada Manusia
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan Persetujuan Protokol Uji Klinik (PPUK) vaksin virus corona Merah Putih yang dikembangkan Universitas Airlangga (Unair) dengan berbasis inactivated virus, dan bermitra dengan PT Biotis Pharmaceuticals.
Kepala BPOM Penny K. Lukito menambahkan, dengan pemberian PPUK tersebut, maka vaksin Merah Putih sudah dapat melakukan uji klinik pada manusia.
"Kami akan menginformasikan, telah diberikannya PPUK untuk vaksin Merah Putih dengan platform inactivated virus yang dikembangkan oleh Unair dan PT Biotis Pharmaceuticals," kata Penny dalam konferensi pers, Senin (7/2).
Capaian Dosis Vaksin RI
Capaian vaksinasi covid-19 di Indonesia per Senin (7/2) Pukul 12.00 WIB tercatat, yakni 186.703.390 orang telah menerima suntikan dosis pertama vaksin virus corona. Sementara itu, 131.119.425 orang juga telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.
Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang sudah menyentuh 89,65 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua baru berada di angka 62,96 persen.