Daftar Warga Wadas Ditangkap Polisi Jadi 60, dari Anak hingga Lansia

CNN Indonesia
Selasa, 08 Feb 2022 20:54 WIB
Salah seorang warga Wadas mengatakan jumlah penduduk yang ditangkap pasukan polisi saat ramai mendatangi desa itu kini ada sekitar 60 orang. Pasukan polisi mengamankan sejumlah warga Wadas saat mengawal pengukuran lahan proyek Bendungan Bener di Desa Wadas, Purworejo, Selasa (8/2/2022). (Detikcom/Rinto Heksantoro)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang penduduk Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, yang tak mau identitasnya diungkap mengatakan jumlah warga yang ditangkap aparat kepolisian sampai saat ini sekitar 60 orang.

Beberapa di antaranya merupakan anak-anak dan orang lanjut usia (Lansia)

Jumlah itu juga mengalami pertambahan dari laporan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta pada sore hari ini, Selasa (8/2) yakni 40 orang.

"Sampai sekarang sekitar 60 warga ditangkap. Dari anak-anak sampai lansia," kata warga Wadas itu kepada CNNIndonesia.com, Selasa (8/2).

Dia mengungkapkan 60 warga itu ditangkap saat aparat kepolisian melakukan pengepungan Desa Wadas. Ia menyebut sekitar 900 orang aparat yang masuk ke desanya sampai ke perbatasan.

"Infonya 900 aparat sementara Desa Wadas kecil, cuma 7 RT. Ini bener-bener luar biasa," kata dia.

Sejumlah warga berlarian karena dikejar aparat. Sampai saat ini, dirinya juga tak berani keluar karena aparat kepolisian masih berkeliaran. Ia menyebut, bahkan hampir semua pemuda di RT nya sudah ditangkap.

"Lagi enggak bisa kemana mana, karena setiap aksi ke Wadas dan beberapa di pertengah Wadas dijaga polisi. Kalau ada yang lewat ditangkap, kalau emang harus ditangkap. Sudah punya fotonya. Semua pemuda ditangkap," jelas dia.

Terpisah, Kepala Divisi Penelitian LBH Yogyakarta, Era Hareva Pasarua mengatakan dari puluhan warga yang ditangkap itu, baru 20 orang yang teridentifikasi identitasnya.

Berikut ini nama-nama warga ditangkap polisi dari Wadas yang sudah teridentifikasi LBH Yogyakarta:

1. Rifki
2. Fajar
3. Mbah Ismun
4. Dhanil Al Ghifari (LBH Yogyakarta)
5. Damara Gupta
6. Budin
7. Yayak
8. Peng
9. Arip
10. Pratama Putra (wonosobo)
11. Ahmad Nursolih (Wonosobo)
12. Ginanjar Anggit
13. Azka
14. Nanok
15. Iko
16. Pak Taukhid
17. Pak Poniran
18. Pak Misdi
19. Pak Muhri
20. Ardiyanto

Era menyatakan pihaknya masih terus mengupayakan mendata warga yang ditangkap polisi.

"Nama-nama lainnya menyusul," ucapnya.

[Gambas:Video CNN]

Sementara itu, Polda Jawa Tengah bakal menempatkan personelnya di kawasan Desa Wadas hingga waktu yang tak ditentukan. Namun, sejauh ini tidak diketahui jumlah personel yang akan ditempatkan.

Diketahui, aparat mendampingi tim dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengukur lahan untuk pembangunan proyek Bendungan Bener dan mendapat penolakan warga pada hari ini, Selasa (8/2).

"Sampai dengan batas waktu yang belum bisa ditentukan. Tentu kami tetap akan menempatkan personel yang ada di wilayah ini," kata Wakapolda Jateng Brigjen Abiyoso Seno Aji kepada wartawan, Selasa (8/1).

Ia mengatakan penempatan personel kepolisian dilakukan untuk memastikan bahwa wilayah tersebut tetap aman. Dia pun mengklaim tidak ada kericuhan yang terjadi selama proses pengukuran proyek Bendungan Bener di wilayah Desa Wadas hari ini.ajam," tambahnya.

Sebagai informasi, polisi menjelaskan bahwa pengiriman aparat ke wilayah Wadas merupakan permintaan dari tim BPN usai beraudiensi dengan Kapolda Jateng sehari sebelumnya.

(yla/kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER