Kapolda Bali Terjunkan Satgas Pangan di 9 Daerah Awasi Migor
CNN Indonesia
Kamis, 24 Mar 2022 00:25 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Polda Bali menjamin ketersediaan stok dan harga minyak goreng untuk wilayah Pulau Dewata itu masih aman.(CNNIndonesia/Kadafi)
Denpasar, CNN Indonesia --
Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putera mengatakan untuk ketersediaan stok dan harga minyak gorenguntuk wilayah Pulau Dewata itu masih aman.
Dia pun menegaskan untuk pengawasan stok, permainan penimbunan, hingga oplosan pihaknya menerjunkan satgas pangan di 9 Kabupaten dan Kota di Bali.
"Kita ada namanya satgas pangan setiappolres dibentuk satgas pangan. Satgas pangan ini yang memantau ke distributor ke pedagang eceran meyakinkan betul tidak ada penyimpangan, baik secara kualitas dan lainnya seperti penimbunan ataupun menjual di atas harga wajar," ujarnya saat ditemui di Kantor Ombudsman Perwakilan Bali, Selasa (22/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga meminta masyarakat agar tidak panik karena kondisi minyak goreng di Bali masih normal dan ada stok.
"Seperti saya katakan stok minyak di Bali masih ratusan ton. Posisi dua dan tiga hari lalu masih 1800 ton. Itu masih cukup sampai satu bulan. PT Argo dalam 1 atau dua hari ini akan ada dropping lagi, dengan kondisi tersebut Bali aman," ujarnya.
Ia menyebutkan sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pabrik minyak goreng PT Sawit Tunggal Arta Raya (STAR) Bali dan PT. Argo di Pelabuhan Benoa, Kota Denpasar, Bali, pada Jumat (18/3) lalu.
"Sampai saat ini, seperti bagaimana Bapak Kapolri kemarin mengecek ada dua distributor besar, PT Star dan PT Argo. Sementara stok masih ada per dua hari lalu ada 1.800 ton dan sudah terdistribusi. Di PT Star per hari 100 ton, di PT Argo masih ada stok dan akan ada tambahan nanti tanggal 28 (Maret 2022), jumlahnya saya kurang pasti," kata Irjen Putu "Jadi, dua distributor ini sudah bisa mem-back up Bali dan sampai saat ini juga situasi di lapangan kondisinya untuk minyak curah kondisinya aman dengan harga yang sesuai dan masih taraf wajar," imbuhnya.
Sementara di tempat yang berbeda, Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, telah melakukan pemantauan distribusi dan harga di Pasar Kreneng, Kota Denpasar, pada siang ini.
Dari pemantauannya, harga minyak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai dengan Permendag Nomor 11 Tahun 2022. HET diberlakukan mulai 16 Maret 2022, yakni 1 liter Rp 14.000 dan 1 Kg Rp 15.500.
"Pagi hari ini saya mengecek di Pasar Kreneng yang merupakan pasar tradisional di Kota Denpasar. Informasi dari para pedagang yang saya temui bahwa stok minyak goreng curah khususnya aman. Minyak goreng kemasan juga sudah mudah didapatkan," kata dia.
"Kita selalu berelaborasi. Kita pantau bersama-sama dari mulai di distributor sampai ke masyarakat. Kalau ditemukan kejanggalan silahkan laporkan. Ingat, Kita akan tindak tegas," ujarnya.
Sementara, Linda Purnaheni salah satu pedagang di Pasar Kreneng mengatakan, bahwa untuk saat ini stok minyak goreng sudah mulai ada. Namun dua pekan sebelumnya minyak goreng sempat langka.
"Dua minggu lalu minyak langka, sekarang udah normal. Harganya Rp 15.500 per kilo untuk curah, kemasannya Rp 18 ribu. Kalau dulu sebelum subsidi harga Rp 20 hingga 25 ribu," ujarnya.
Ia mengatakan, untuk para pembeli saat ini bisa memilih minyak goreng curah atau kemasan dan untuk saat ini distributor untuk pengiriman minyak goreng sudah mulai lancar. "Kalau dulu sempat tidak jualan pas minyak langka. Harapannya, biar lancar dan harga stabil, kasihan masyarakat," ujarnya.
Demi mengantisipasi aksi penimbunan minyak goreng, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli inspeksi mendadak (sidak) sejumlah distributor minyak di Kota Tepian. Giat ini menjadi atensi, setelah tragedi emak-emak meninggal dunia usai antre minyak di sejumlah retail modern Samarinda.
"Dari pantauan kami cukup aman. Kami harapan kelangkaan minyak goreng tak akan terjadi lagi (di Samarinda)," ujar Kombes Pol Ary Fadli dalam keterangan yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (22/3).
Ary mengatakan, sidak ini bertujuan untuk mengetahui langsung stok serta alur distribusi minyak goreng di ibu kota Provinsi Kaltim. Meski demikian, pihaknya mengimbau agar distributor lebih cepat menyalurkan minyak goreng agar menghindari kerumunan.
"Kami juga berharap warga tidak panik kehabisan stok lantas membeli minyak goreng berlebihan. Sesuaikan saja dengan kebutuhan," imbuhnya.
Dia melanjutkan, salah satu distributor yang sempat mendapat perhatian adalah truk warna hijau bernopol KT 8190 NG, dengan muatan 18 ton. Mengurangi potensi serbuan warga, pemilik berinisiatif memindahkan minyak goreng curah ini ke masing-masing jeriken 20 liter. Minyak tersebut kemudian disalurkan ke Pasar Segiri dan juga dijual kepada warga sekitar rumahnya, Jalan PM Noor.
"Kami juga melakukan pembatasan agar tidak dimanfaatkan melakukan penimbunan. Saya berharap lancar dalam pendistribusian, sehingga tidak lagi terjadi kelangkaan minyak goreng," harapnya.
Dia menambahkan, selain pengawasan distribusi minyak di Pasar Segiri pihaknya juga mengikuti penyaluran minyak goreng ke masyarakat oleh Perusahaan Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU) Samarinda. Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng curah yang ditetapkan ialah Rp14 ribu per liter.
"Sesuai HET yang telah diatur, kami harap distributor tidak ada yang seenaknya menaikan harga minyak goreng di Samarinda," katanya.
Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putera mengatakan untuk ketersediaan stok dan harga minyak gorenguntuk wilayah Pulau Dewata itu masih aman.
Dia pun menegaskan untuk pengawasan stok, permainan penimbunan, hingga oplosan pihaknya menerjunkan satgas pangan di 9 Kabupaten dan Kota di Bali.
"Kita ada namanya satgas pangan setiappolres dibentuk satgas pangan. Satgas pangan ini yang memantau ke distributor ke pedagang eceran meyakinkan betul tidak ada penyimpangan, baik secara kualitas dan lainnya seperti penimbunan ataupun menjual di atas harga wajar," ujarnya saat ditemui di Kantor Ombudsman Perwakilan Bali, Selasa (22/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga meminta masyarakat agar tidak panik karena kondisi minyak goreng di Bali masih normal dan ada stok.
"Seperti saya katakan stok minyak di Bali masih ratusan ton. Posisi dua dan tiga hari lalu masih 1800 ton. Itu masih cukup sampai satu bulan. PT Argo dalam 1 atau dua hari ini akan ada dropping lagi, dengan kondisi tersebut Bali aman," ujarnya.
Ia menyebutkan sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pabrik minyak goreng PT Sawit Tunggal Arta Raya (STAR) Bali dan PT. Argo di Pelabuhan Benoa, Kota Denpasar, Bali, pada Jumat (18/3) lalu.
"Sampai saat ini, seperti bagaimana Bapak Kapolri kemarin mengecek ada dua distributor besar, PT Star dan PT Argo. Sementara stok masih ada per dua hari lalu ada 1.800 ton dan sudah terdistribusi. Di PT Star per hari 100 ton, di PT Argo masih ada stok dan akan ada tambahan nanti tanggal 28 (Maret 2022), jumlahnya saya kurang pasti," kata Irjen Putu "Jadi, dua distributor ini sudah bisa mem-back up Bali dan sampai saat ini juga situasi di lapangan kondisinya untuk minyak curah kondisinya aman dengan harga yang sesuai dan masih taraf wajar," imbuhnya.
Sementara di tempat yang berbeda, Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, telah melakukan pemantauan distribusi dan harga di Pasar Kreneng, Kota Denpasar, pada siang ini.
Dari pemantauannya, harga minyak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai dengan Permendag Nomor 11 Tahun 2022. HET diberlakukan mulai 16 Maret 2022, yakni 1 liter Rp 14.000 dan 1 Kg Rp 15.500.
"Pagi hari ini saya mengecek di Pasar Kreneng yang merupakan pasar tradisional di Kota Denpasar. Informasi dari para pedagang yang saya temui bahwa stok minyak goreng curah khususnya aman. Minyak goreng kemasan juga sudah mudah didapatkan," kata dia.
"Kita selalu berelaborasi. Kita pantau bersama-sama dari mulai di distributor sampai ke masyarakat. Kalau ditemukan kejanggalan silahkan laporkan. Ingat, Kita akan tindak tegas," ujarnya.
Sementara, Linda Purnaheni salah satu pedagang di Pasar Kreneng mengatakan, bahwa untuk saat ini stok minyak goreng sudah mulai ada. Namun dua pekan sebelumnya minyak goreng sempat langka.
"Dua minggu lalu minyak langka, sekarang udah normal. Harganya Rp 15.500 per kilo untuk curah, kemasannya Rp 18 ribu. Kalau dulu sebelum subsidi harga Rp 20 hingga 25 ribu," ujarnya.
Ia mengatakan, untuk para pembeli saat ini bisa memilih minyak goreng curah atau kemasan dan untuk saat ini distributor untuk pengiriman minyak goreng sudah mulai lancar. "Kalau dulu sempat tidak jualan pas minyak langka. Harapannya, biar lancar dan harga stabil, kasihan masyarakat," ujarnya.
Emak-emak saat antre minyak goreng murah di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu. (CNNIndonesia/Yudha)
Demi mengantisipasi aksi penimbunan minyak goreng, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli inspeksi mendadak (sidak) sejumlah distributor minyak di Kota Tepian. Giat ini menjadi atensi, setelah tragedi emak-emak meninggal dunia usai antre minyak di sejumlah retail modern Samarinda.
"Dari pantauan kami cukup aman. Kami harapan kelangkaan minyak goreng tak akan terjadi lagi (di Samarinda)," ujar Kombes Pol Ary Fadli dalam keterangan yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (22/3).
Ary mengatakan, sidak ini bertujuan untuk mengetahui langsung stok serta alur distribusi minyak goreng di ibu kota Provinsi Kaltim. Meski demikian, pihaknya mengimbau agar distributor lebih cepat menyalurkan minyak goreng agar menghindari kerumunan.
"Kami juga berharap warga tidak panik kehabisan stok lantas membeli minyak goreng berlebihan. Sesuaikan saja dengan kebutuhan," imbuhnya.
Dia melanjutkan, salah satu distributor yang sempat mendapat perhatian adalah truk warna hijau bernopol KT 8190 NG, dengan muatan 18 ton. Mengurangi potensi serbuan warga, pemilik berinisiatif memindahkan minyak goreng curah ini ke masing-masing jeriken 20 liter. Minyak tersebut kemudian disalurkan ke Pasar Segiri dan juga dijual kepada warga sekitar rumahnya, Jalan PM Noor.
"Kami juga melakukan pembatasan agar tidak dimanfaatkan melakukan penimbunan. Saya berharap lancar dalam pendistribusian, sehingga tidak lagi terjadi kelangkaan minyak goreng," harapnya.
Dia menambahkan, selain pengawasan distribusi minyak di Pasar Segiri pihaknya juga mengikuti penyaluran minyak goreng ke masyarakat oleh Perusahaan Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU) Samarinda. Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng curah yang ditetapkan ialah Rp14 ribu per liter.
"Sesuai HET yang telah diatur, kami harap distributor tidak ada yang seenaknya menaikan harga minyak goreng di Samarinda," katanya.