Pemerintah memberikan syarat kepada warga yang akan mudik pada libur lebaran tahun ini, yakni sudah menerima vaksinasi booster. (CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah melakukan sejumlah relaksasi selama masa uji coba pandemi menjadi endemi virus corona (Covid-19) di Indonesia. Teranyar pemerintah mengizinkan aktivitas mudik dengan syarat tertentu, salah satunya telah menerima vaksinasi lanjutan atau booster.
Sementara jumlah konfirmasi kasus Covid-19 harian menunjukkan tren penurunan. Namun, tren kasus kematian masih tinggi dan konsisten di atas 100 kasus. Selain itu, perkembangan varian SARS-CoV-2 B.1.1.529 atau varian Omicron terus meningkat. Saat ini varian Omicron yang paling banyak menyebar di Indonesia.
CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Respons Warga Soal Syarat Mudik vs MotoGP Mandalika
Kemenkes merespons sejumlah keluhan warga yang mulai membandingkan syarat mudik lebaran dengan gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2022. Sejumlah warga memprotes syarat mudik yang juga mensyaratkan booster, sementara aturan itu tak berlaku saat MotoGP.
Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut, mudik merupakan aktivitas massal yang dilakukan jutaan orang di Indonesia secara bersamaan. Sementara gelaran Moto GP masih dibatasi kapasitas penonton.
"Kita lihat kalau mudik dan Ramadan pergerakan itu terjadi pada lebih dari 35 juta orang, dan umumnya kalau mudik kita akan ke kerabat yang lebih tua, dan risiko pada kelompok ini besar terhadap kematian dan keparahan," kata Nadia kepada CNNIndonesia.com, Kamis (24/3) malam.
Syarat Booster Mudik untuk Genjot Vaksinasi Daerah
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengklaim salah satu tujuan pemerintah memberlakukan vaksin virus corona dosis lanjutan atau booster sebagai syarat mudik bertujuan untuk meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19 di daerah.
"Pemerintah memberikan perhatian yang sama untuk meningkatkan cakupan vaksinasi booster di berbagai daerah agar kegiatan mobilitas masyarakat antar daerah termasuk mudik dapat aman Covid-19," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito kepada CNNIndonesia.com, Jumat (25/3).
PAN Kritik Syarat Mudik Booster
Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay menilai tidak semua pemudik bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19 lanjutan atau booster jelang Lebaran Idulfitri 1443 Hijriah/2022.
Saleh mengakui bahwa program vaksin booster sudah berjalan. Namun, menurutnya, penyuntikan vaksin booster ke masyarakat tidak bisa dilakukan secara bersamaan karena persoalan waktu dan kapasitas vaksinator di berbagai daerah yang terbatas.
"Vaksin booster memang sudah jalan. Tetapi, tidak semua bisa dilaksanakan secara bersamaan. Ada jadwal dan target yang sudah diprogramkan. Dipastikan, tidak semua orang yang hendak mudik sudah di-booster," kata Saleh kepada CNNIndonesia.com, Kamis (24/3).
Total Kasus Varian Omicron di Indonesia Sudah Lampaui Delta
Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat jumlah kumulatif kasus varian Omicron di Indonesia telah resmi melampaui varian B1617.2 Delta.
Dalam beberapa pekan sebelumnya, jumlah kumulatif varian Delta masih mendominasi di Indonesia. Namun berdasarkan data per 21 Maret yang diunggah baru-baru ini melalui situs resmi Kemenkes. Tercatat varian Omicron telah berjumlah 8.879, sementara varian Delta berjumlah 8.589 kasus.
Saat ini, kasus Omicron di Indonesia juga telah menyebar di 32 provinsi Indonesia. Sisa dua provinsi yang tercatat belum mengidentifikasi varian ini, yakni Maluku dan Papua Barat.
Klaim RS Covid-19 Rp21 Triliun Belum Dibayar
Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko meminta sisa klaim rumah sakit untuk pelayanan Covid-19 mesti dituntaskan tahun ini agar optimal melayani pasien.
Secara total, klaim RS Covid-19 tahun ini mencapai Rp25 triliun. Sejauh ini, baru Rp3,64 triliun yang sudah selesai di-review oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan siap untuk dibayarkan.
"Masih luas gap yang perlu kita kejar, yakni Rp21,36 triliun. Ini harus segera diselesaikan pembayarannya agar rumah sakit bisa lebih optimal menangani kasus Covid-19. Bapak Presiden sangat concern terkait ini," kata Moeldoko di Gedung Bina Graha Jakarta, Jumat (25/3).
Puskesmas Kecamatan Tebet berencana menggelar layanan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster dengan hadiah minyak goreng.
Berdasarkan unggahan di akun @pkctebet.official, program vaksinasi berhadiah minyak goreng ini bakal digelar pada Sabtu dan Minggu tanggal 26-27 Maret 2022. Lokasi vaksin di Masjid Al-Ittihad, Tebet, mulai pukul 08.00 WIB-12.00 WIB.
Kuota yang disediakan sebanyak 600 orang khusus ber-KTP atau domisili Tebet dengan pendaftaran di lokasi dan 400 orang ber-KTP domisili Tebet maupun luar Tebet melalui aplikasi Jaki.
Dua Juta Warga DKI Sudah Dapat Booster Covid
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat jumlah warga yang telah mendapat vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster baru mencapai 2.055.460 orang.
Sementara itu, untuk capaian vaksin dosis pertama sebanyak 12.452.352 orang. Rinciannya, 70,2 persen merupakan warga dengan KTP DKI, dan 29,8 persen warga KTP non-DKI. Sedangkan total dosis 2 kini mencapai 10.524.130 orang. Dwi merinci, 73,2 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 26,8 persen warga KTP Non DKI.
"Total dosis 3 sampai saat ini sebanyak 2.055.460 orang dan jumlah yang divaksin dosis 3 hari ini 34.597 orang," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia.
Capaian vaksinasi Indonesia per Jumat (25/3) Pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 195.533.337 orang telah menerima suntikan dosis pertama. Sementara itu, 156.636.335 orang juga telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin.
Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang sudah menyentuh 93,89 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua baru berada di angka 75,21 persen.
Update Kasus Covid-19 Per 25 Maret
Pemerintah mencatat jumlah penambahan kasus harian warga yang positif terinfeksi virus corona bertambah 4.857 kasus pada hari ini, Jumat (25/3). Sementara penambahan kasus sembuh sebanyak 14.710 kasus, dan 120 kasus meninggal baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 5.991.687 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 5.691.220 orang dinyatakan pulih, 146.004 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 154.463 orang lainnya meninggal dunia.
Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah melakukan sejumlah relaksasi selama masa uji coba pandemi menjadi endemi virus corona (Covid-19) di Indonesia. Teranyar pemerintah mengizinkan aktivitas mudik dengan syarat tertentu, salah satunya telah menerima vaksinasi lanjutan atau booster.
Sementara jumlah konfirmasi kasus Covid-19 harian menunjukkan tren penurunan. Namun, tren kasus kematian masih tinggi dan konsisten di atas 100 kasus. Selain itu, perkembangan varian SARS-CoV-2 B.1.1.529 atau varian Omicron terus meningkat. Saat ini varian Omicron yang paling banyak menyebar di Indonesia.
CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Respons Warga Soal Syarat Mudik vs MotoGP Mandalika
Kemenkes merespons sejumlah keluhan warga yang mulai membandingkan syarat mudik lebaran dengan gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2022. Sejumlah warga memprotes syarat mudik yang juga mensyaratkan booster, sementara aturan itu tak berlaku saat MotoGP.
Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut, mudik merupakan aktivitas massal yang dilakukan jutaan orang di Indonesia secara bersamaan. Sementara gelaran Moto GP masih dibatasi kapasitas penonton.
"Kita lihat kalau mudik dan Ramadan pergerakan itu terjadi pada lebih dari 35 juta orang, dan umumnya kalau mudik kita akan ke kerabat yang lebih tua, dan risiko pada kelompok ini besar terhadap kematian dan keparahan," kata Nadia kepada CNNIndonesia.com, Kamis (24/3) malam.
Syarat Booster Mudik untuk Genjot Vaksinasi Daerah
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengklaim salah satu tujuan pemerintah memberlakukan vaksin virus corona dosis lanjutan atau booster sebagai syarat mudik bertujuan untuk meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19 di daerah.
"Pemerintah memberikan perhatian yang sama untuk meningkatkan cakupan vaksinasi booster di berbagai daerah agar kegiatan mobilitas masyarakat antar daerah termasuk mudik dapat aman Covid-19," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito kepada CNNIndonesia.com, Jumat (25/3).
PAN Kritik Syarat Mudik Booster
Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay menilai tidak semua pemudik bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19 lanjutan atau booster jelang Lebaran Idulfitri 1443 Hijriah/2022.
Saleh mengakui bahwa program vaksin booster sudah berjalan. Namun, menurutnya, penyuntikan vaksin booster ke masyarakat tidak bisa dilakukan secara bersamaan karena persoalan waktu dan kapasitas vaksinator di berbagai daerah yang terbatas.
"Vaksin booster memang sudah jalan. Tetapi, tidak semua bisa dilaksanakan secara bersamaan. Ada jadwal dan target yang sudah diprogramkan. Dipastikan, tidak semua orang yang hendak mudik sudah di-booster," kata Saleh kepada CNNIndonesia.com, Kamis (24/3).
Total Kasus Varian Omicron di Indonesia Sudah Lampaui Delta
Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat jumlah kumulatif kasus varian Omicron di Indonesia telah resmi melampaui varian B1617.2 Delta.
Dalam beberapa pekan sebelumnya, jumlah kumulatif varian Delta masih mendominasi di Indonesia. Namun berdasarkan data per 21 Maret yang diunggah baru-baru ini melalui situs resmi Kemenkes. Tercatat varian Omicron telah berjumlah 8.879, sementara varian Delta berjumlah 8.589 kasus.
Saat ini, kasus Omicron di Indonesia juga telah menyebar di 32 provinsi Indonesia. Sisa dua provinsi yang tercatat belum mengidentifikasi varian ini, yakni Maluku dan Papua Barat.
Vaksin Booster Berhadiah Minyak Goreng di Tebet
Puskesmas Kecamatan Tebet berencana menggelar layanan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster dengan hadiah minyak goreng. (ANTARA FOTO/Teguh Prihatna)
Klaim RS Covid-19 Rp21 Triliun Belum Dibayar
Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko meminta sisa klaim rumah sakit untuk pelayanan Covid-19 mesti dituntaskan tahun ini agar optimal melayani pasien.
Secara total, klaim RS Covid-19 tahun ini mencapai Rp25 triliun. Sejauh ini, baru Rp3,64 triliun yang sudah selesai di-review oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan siap untuk dibayarkan.
"Masih luas gap yang perlu kita kejar, yakni Rp21,36 triliun. Ini harus segera diselesaikan pembayarannya agar rumah sakit bisa lebih optimal menangani kasus Covid-19. Bapak Presiden sangat concern terkait ini," kata Moeldoko di Gedung Bina Graha Jakarta, Jumat (25/3).
Puskesmas Kecamatan Tebet berencana menggelar layanan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster dengan hadiah minyak goreng.
Berdasarkan unggahan di akun @pkctebet.official, program vaksinasi berhadiah minyak goreng ini bakal digelar pada Sabtu dan Minggu tanggal 26-27 Maret 2022. Lokasi vaksin di Masjid Al-Ittihad, Tebet, mulai pukul 08.00 WIB-12.00 WIB.
Kuota yang disediakan sebanyak 600 orang khusus ber-KTP atau domisili Tebet dengan pendaftaran di lokasi dan 400 orang ber-KTP domisili Tebet maupun luar Tebet melalui aplikasi Jaki.
Dua Juta Warga DKI Sudah Dapat Booster Covid
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat jumlah warga yang telah mendapat vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster baru mencapai 2.055.460 orang.
Sementara itu, untuk capaian vaksin dosis pertama sebanyak 12.452.352 orang. Rinciannya, 70,2 persen merupakan warga dengan KTP DKI, dan 29,8 persen warga KTP non-DKI. Sedangkan total dosis 2 kini mencapai 10.524.130 orang. Dwi merinci, 73,2 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 26,8 persen warga KTP Non DKI.
"Total dosis 3 sampai saat ini sebanyak 2.055.460 orang dan jumlah yang divaksin dosis 3 hari ini 34.597 orang," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia.
Capaian vaksinasi Indonesia per Jumat (25/3) Pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 195.533.337 orang telah menerima suntikan dosis pertama. Sementara itu, 156.636.335 orang juga telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin.
Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang sudah menyentuh 93,89 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua baru berada di angka 75,21 persen.
Update Kasus Covid-19 Per 25 Maret
Pemerintah mencatat jumlah penambahan kasus harian warga yang positif terinfeksi virus corona bertambah 4.857 kasus pada hari ini, Jumat (25/3). Sementara penambahan kasus sembuh sebanyak 14.710 kasus, dan 120 kasus meninggal baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 5.991.687 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 5.691.220 orang dinyatakan pulih, 146.004 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 154.463 orang lainnya meninggal dunia.