Polisi Tangkap Pria yang Ancam Patahkan Leher Bobby Nasution

Tsarina Maharani | CNN Indonesia
Senin, 25 Apr 2022 12:47 WIB
Polisi menangkap seorang pria yang mengancam akan mematahkan leher Wali Kota Medan Bobby Nasution. Polisi menangkap seorang pria yang mengancam akan mematahkan leher Wali Kota Medan Bobby Nasution. (Foto: Tangkapan layar video viral)
Jakarta, CNN Indonesia --

 Pernyataan ancaman pria itu sebelumnya terekam lewat sebuah video yang viral di media sosial.

"Orangnya sudah diamankan di Polsek Medan Kota tadi subuh," kata Kapolrestabes Medan Kombes Valentino Alfa Tatareda dikutip dari detikSumut, Senin (25/4).

Pria itu ditangkap polisi di Kabupaten Langkat. Menurut keterangan, pria itu bernama Rizkan Putra.


Valentino mengatakan, saat ini penyidik polisi tengah melakukan pemeriksaan.

"Ini kita proses, pemeriksaan saksi-saksi," ucap Valentino.

Diberitakan, video seorang pria yang mengancam akan mematahkan leher Bobby itu viral di media sosial, Sabtu (23/4). Pria itu mengancam karena menolak membayar parkir elektronik (e-parking).

Dalam video itu, terlihat pria yang melakukan pengancaman itu berada di dalam sebuah mobil. Terdengar dia sedang berdebat dengan seseorang yang belakangan diketahui petugas e-parking.

Pria dalam mobil itu meminta agar petugas parkir memanggil bosnya untuk datang. Dia pun mengeluarkan kata-kata ancaman kepada petugas parkir itu.

"Kau panggil bos kau kemari," kata pria dalam mobil.

"Ini yang nyuruh Pak Bobby (Wali Kota Medan)," jawab tukang parkir.

"Kau panggil Pak Bobby itu kemari, biar kupatahkan batang leher Pak Bobby itu sekalian. Mau kau? Atau kau aja kupatahkan batang leher kau mau," lanjut pria dalam mobil itu.

Petugas parkir bernama Anugrah Ichsan itu kemudian membuat laporan ke polisi. Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis mendukung laporan tersebut.

Sebab, sesuai aturan jukir e-parkir tidak diperkenankan menerima uang tunai untuk pembayaran retribusi parkir.

"Jadi memang itu pertama ingin memberikan dukungan kepada jukir kita baik yang di sana maupun lokasi lain, agar tetap memegang SOP, yang dilakukannya sudah benar," kata Iswar.

Berita selengkapnya di sini.

(tsa/tsa)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER