Ratusan Buruh Gelar May Day di Jakarta, Tuntut Pemilu Jujur dan Adil

tim | CNN Indonesia
Minggu, 01 Mei 2022 12:02 WIB
Partai Buruh menuntut pelaksanaan Pemilu 2024 tepat waktu saat menggelar aksi Hari Buruh Internasional. Sekitar 200-300 orang mengenakan kaos Partai Buruh hadir dalam aksi May Day di depan kantor KPU, Minggu ( 1/5). (CNN Indonesia/Anisa Dewi Anggriaeni)
Jakarta, CNN Indonesia --

Partai Buruh menuntut pelaksanaan Pemilu 2024 tepat waktu dan pemilu yang transparan dan adil dalam aksi May Day (Hari Buruh Internasional) di depan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Minggu (1/5).

Massa aksi juga menyuarakan penolakan kenaikan harga kebutuhan pokok, seperti minyak goreng dan LPG 3 kg serta BBM pertalite yang banyak digunakan kelas pekerja.

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, mengatakan pihaknya ingin memastikan wakil yang terpilih dalam Pemilu 2024 nanti adalah orang yang berpihak pada kaum buruh.

"Pemilu yang tidak jujur dan adil akan menghasilkan anggota legislatif DPR dan DPRD yang tidak akan berpihak pada kaum terpinggirkan atau kaum buruh, oleh karena itu dibutuhkan Pemilu Jurdil," kata Iqbal kepada wartawan di depan kantor KPU, Minggu (1/5).

Tuntutan selanjutnya adalah tolak politik uang. Partai Buruh dan organ serikat pekerja, kata Iqbal, tak sepakat dengan slogan "ambil uangnya, jangan pilih orangnya" karena memicu sifat koruptif.

"Partai Buruh bersama organ serikat Buruh akan mengkampanyekan tolak politik uang. Kuncinya ada di KPU. KPU harus berani mendiskualifikasi bila mana ditemui politik uang di dalam Pemilu," ucap Iqbal.

Dalam aksi hari ini Iqbal mengaku tak berniat bertemu perwakilan KPU dan hanya menyampaikan dukungan moral untuk Pemilu yang transparan.

Iqbal kemudian menyoroti Omnibus Law dan menyebutnya sebagai produk pemilu yang menggunakan politik uang.

"Omnibus Law UU Cipta Kerja adalah satu produk yang menurut kami adalah produk yang penuh dengan koruptif," jelas Iqbal lagi.

Hari ini Partai Buruh dan sejumlah organisasi lainnya memperingati May Day dengan menggelar aksi demo di depan Gedung KPU dan Bundaran HI.

Sekitar 60 serikat pekerja diperkirakan ikut aksi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu. Mereka menuntut KPU mengawal pelaksanaan pemilu tepat waktu pada 14 Februari 2024.

(ans/vws)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER