Ganjar dan Anies Diprediksi Jadi Capres Koalisi Golkar-PAN-PPP

CNN Indonesia
Senin, 16 Mei 2022 10:50 WIB
Anies dinilai memiliki kedekatan dengan koalisi, salah satunya dengan PAN yang menjadi salah satu pendukung Anies sejak Pilkada DKI 2017. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah pengamat memprediksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menjadi calon presiden koalisi yang dibentuk Partai Golkar, PPP, dan PAN.

Pengamat politik Universitas Andalas Asrinaldi mengatakan koalisi yang menamakan diri Koalisi Indonesia Bersatu itu kemungkinan mengusung capres nonkader. Hal itu dilakukan karena ketiga partai tak memiliki kader yang punya elektabilitas tinggi.

"Dibandingkan dengan nama lainnya yang diusung tiga partai ini, nama Anies lebih lumayanlah untuk ditawarkan, tinggal cari wakil siapa," kata Asrinaldi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Sabtu (14/5).


Asrinaldi mengatakan Anies memiliki kedekatan dengan koalisi ini. PAN menjadi salah satu pendukung Anies sejak Pilkada DKI 2017.

Selain itu, PPP juga telah menambatkan hati ke Anies. Dewan Pimpinan Wilayah PP DKI Jakarta melakukan deklarasi mendukung Anies sebagai capres untuk 2024.

Direktur Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago menyebut Ganjar sebagai kandidat potensial yang akan diusung. Dia berpendapat Ganjar bisa mengisi kekosongan figur di koalisi tersebut.

"Ganjar memang ada partainya. Kecuali PDIP enggak ambil beliau, bisa nanti disimulasikan Ganjar-Airlangga, Ganjar-Zulhas, atau Ganjar-Suharso Monoarfa," ucap Pangi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Sabtu (14/5).

Pangi menyebut Ganjar bisa saja keluar dari PDIP dan mendapat tiket ke pilpres. Dia menyandingkan kondisi Ganjar saat ini dengan pengalaman Jusuf Kalla yang tak diusung Partai Golkar pada Pilpres 2014.

Meski demikian, Pangi menganggap keputusan itu bakal menjadi pertaruhan terbesar Ganjar. Terlebih lagi pendukung Ganjar beririsan dengan PDIP.

"Kalau dia tidak maju sama PDIP, suaranya tidak akan sekuat ini. Pendukung Jokowi, PDIP, kan saat ini banyaknya ke Ganjar," tuturnya.

Terancam Bubar Sebelum Perang

Asrinaldi menilai Koalisi Indonesia Bersatu berepotensi bubar sebelum berperang. Dia beralasan koalisi ini didirikan tanpa sosok capres ataupun ideologi yang kuat.

Dia melihat nasib koalisi ini akan ditentukan saat penentuan capres. Menurutnya, koalisi akan bubar jika setiap partai ngotot mencalonkan ketua umumnya dalam Pilpres 2024.

"Seandainya Golkar enggak mau usung Anies, ya PPP yang sudah bertekad mengusung akan berpindah ke Nasdem dan mungkin Demokrat. Koalisi akan bubar sendirinya," ucap Asrinaldi.

Pangi berpendapat senada. Dia menyebut Koalisi Indonesia Bersatu akan bubar jika ego para ketua umum tak bisa dibendung.

"Kalau bangunan koalisinya ketum harus menjadi capres atau cawapres, akan bubar," ujarnya.

Sebelumnya, Partai Golkar, PPP, dan PAN mengumumkan pembentukan koalisi untuk Pilpres 2024. Mereka menamakan koalisi itu Koalisi Indonesia Bersatu.

Koalisi itu terbentuk usai pertemuan tiga ketua umum, yaitu Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan, dan PPP. Namun, koalisi itu belum menyatakan kandidat presiden yang akan diusung.

(dhf/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER