BMKG: Hujan Lebat Guyur Sulsel saat Kemarau akibat Gangguan Atmosfer

CNN Indonesia
Sabtu, 14 Mei 2022 22:52 WIB
BMKG menyatakan bahwa hujan lebat yang mengguyur sejumlah daerah di Sulawesi Selatan di musim kemarau beberapa hari belakangan terjadi akibat gangguan atmosfer. Ilustrasi hujan. (Istockphoto/Yury Karamanenko)
Makassar, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan hujan lebat yang mengguyur sejumlah daerah di Sulawesi Selatan di musim kemarau beberapa hari belakangan terjadi akibat gangguan atmosfer.

"Hujan yang terjadi beberapa hari ini di wilayah Sulawesi Selatan memang disebabkan adanya gangguan atmosfer," kata prakirawan BMKG Makassar, Agusmin H, Sabtu (14/5).

Gangguan atmosfer itu, kata Agusmin, memicu perlambatan pergerakan massa udara di sebelah barat, yakni di Perairan Selat Makassar bagian selatan.


"Faktor ini menyebabkan bibit awan konvektif dengan mudah tumbuh dan berkembang membentuk awan-awan hujan yang dapat disertai kilat maupun petir dan angin kencang," tuturnya.

Agusman mengakui bahwa saat ini seharusnya sudah masuk musim kemarau. Namun, gangguan atmosfer itu memicu perubahan cuaca yang berdampak hujan di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

"Saat ini baru memasuki musim kemarau, diperkirakan puncaknya Agustus sampai September. Namun, saat ini terjadi hujan karena adanya gangguan," ujarnya.

BMKG Makassar memperkirakan hujan sedang, lebar disertai kilat, petir, dan angin kencang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, seperti Kabupaten Gowa, Maros, Bone, dan Soppeng.

Situasi itu juga berpotensi meluas ke wilayah Kabupaten Takalar, Sinjai, Barru, Kota Makassar, dan Kota Parepare.

(mir/has)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER