Miss Estonia Hina Polisi Disebut Wakili Negaranya dalam Acara di Bali

CNN Indonesia
Jumat, 20 Mei 2022 06:50 WIB
Polisi sempat mengecek hotel tempat diduga Miss Estonia menginap, namun tidak menemukannya. Polisi meyakini Valeria masih di Bali. Ilustrasi turis asing di Indonesia. Kepolisian menyatakan setelah dicek ke hotel tempat diduga WN Estonia menginap, diketahui perempuan itu di Bali mewakili negaranya dalam acara Miss Global. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Denpasar, CNN Indonesia --

Miss Global Estonia 2022 Valeria Vasilieva yang viral karena menyebut polisi di Bali koruptor disebutkan datang ke Pulau Dewata untuk mewakili negaranya mengikuti acara Miss Global di sana.

"Namanya Valeria. Dia perwakilan dari Negara Estonia untuk mewakili kegiatan Miss Global di Bali. Perwakilan negara, kita belum tahu kegiatan di sini, karena belum ada iklannya lagi," kata Kasubdit V Cyber Crime Direktorat Reskrimsus Polda Bali AKBP Nanang Prihasmoko di Denpasar, Kamis (19/5) sore.

Ia menyebutkan bule tersebut diketahui masuk Bali pada Mei ini. Sementara untuk acara Miss Global yang digelar di Bali, pihaknya mengaku belum mendapatkan informasi.


"(Kegiatan) itu, kan baru dengar juga dari pihak hotel (ada) Miss Global kita baru tahu kegiatan ini. Dan belum menemukan panitianya dalam kegiatan acara itu," kata Nanang.

Sebelumnya viral rekaman video seorang perempuan WNA, diduga Miss Global Estonia, menyebut polisi di Bali koruptor.

Nanang mengatakan setelah video itu viral polisi melakukan pelacakan dan diketahui bahwa bule itu menginap di salah satu hotel di kawasan Badung, Bali. Namun, setelah didatangi polisi tidak menemukan bule tersebut.

"Setelah melalukan profiling, ke hotel yang diduga ditempati oleh yang bersangkutan di salah satu hotel di (Badung) mereka sempat berfoto di hotel dan menginap. Tetapi sudah meninggalkan hotel tersebut. Sampai saat ini kita masih melacak keberadaan mereka," ujar Nanang.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan imigrasi, Nanang mengatakan polisi meyakini perempuan WNA itu masih berada di Bali.

"Kita masih menyakini dia di Bali, karena dari imigrasi belum ada manifes dia keluar dari Bali," ujarnya.

Sementara, Kepala Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Bali, Anggiat Napitupulu mengatakan kasus Valeria yang viral sepenuhnya wewenang polisi.

"Masalah WNA yang menjelekkan polisi tersebut merupakan wewenang dari kepolisian," singkat Napitupulu, dalam keterangan tertulis, Rabu (18/5) sore.

(kdf/kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER