Hasto soal Ogah Koalisi PKS-Demokrat: PDIP Tak Suka Kamuflase Politik

CNN Indonesia
Kamis, 23 Jun 2022 13:49 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan dalam membentuk koalisi, PDIP mempertimbangkan ikatan emosional dengan para pendukung partai. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. (Foto: Arsip PDIP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan PDIP merupakan partai 'wong cilik', sehingga tidak suka dengan kamuflase politik. Ia menuturkan dalam membentuk koalisi untuk 2024, PDIP mempertimbangkan ikatan emosional dengan pendukung partai.

"Koalisi kan ini harus melihat emotional bonding pendukung PDIP. Pendukung PDIP ini rakyat wong cilik yang tidak suka berbagai bentuk kamuflase politik," kata Hasto jelang penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP di Jakarta, Kamis (23/6).

Pernyataan Hasto itu menanggapi pertanyaan soal sinyal partai yang enggan berkoalisi dengan PKS dan Partai Demokrat.


Mengenai Partai Demokrat, Hasto mengatakan berdasarkan sejarah, PDIP tidak mudah menjalin kerja sama dengan partai sekarang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu.

"Kalau saya pribadi sebagai sekjen memang tidak mudah untuk bekerja sama dengan Partai Demokrat karena dalam berbagai dinamika politik menunjukan hal itu," ucapnya.

Hasto mengatakan PDIP merupakan partai yang memagang teguh etika politik dalam bekerja sama. Menurut dia, hal itu telah ditunjukkan PDIP sejak Pemilu 2004.

Namun, kata Hasto, kala itu PDIP justru dikhianati. Kemudian pada dua pemilu terakhir, ia pun menyinggung ada partai yang mengambil kader partai lain dengan berbagai pendekatan, termasuk menggunakan instrumen hukum.

"Nah, bagi PDIP kerja sama itu saling menghormati dan membawa kemajuan bagi Indonesia Raya kita, untuk kepentingan rakyat bukan untuk kepentingan elite," ujar dia.

Meski begitu, Hasto mengucapkan selamat kepada sejumlah partai yang telah mengumumkan rencana koalisi menghadapi Pemilu 2024. Dia menegaskan PDIP saat ini masih fokus membantu pemerintah.

"Akan tiba saatnya komunikasi intens kerja sama politik dalam kaitan untuk mengusung pasangan calon itu dilakukan melalui pendekatan-pendekatan yang jauh lebih intens," katanya.

Sebelumnya, Hasto menegaskan PDIP sulit untuk menjalin kerja sama atau koalisi dengan Partai Demokrat dan PKS dalam menghadapi Pemilu 2024.

Hasto secara tegas bahkan menyatakan enggan untuk menjalin koalisi dengan PKS. Dia menilai kedua partai tersebut memiliki karakteristik pendukung dan prinsip politik yang berbeda dengan PDIP.

"Ya, kalau dengan PKS tidak," kata Hasto.

"Saya pribadi sebagai Sekjen memang tidak mudah untuk bekerja sama dengan partai Demokrat karena dalam berbagai dinamika politik menunjukkan hal itu," ucapnya lagi.

(thr/tsa)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER