Pendeta di Deliserdang Ditembak karena Tolak Bayar Iuran Rp50 Ribu

CNN Indonesia
Minggu, 03 Jul 2022 14:40 WIB
Polisi mengatakan tersangka penembakan mengaku sakit hati lantaran pendeta Fernando Tambunan menolak membayar iuran jaga malam dan kebersihan Rp50 ribu. Pendeta Fernando Tambunan (42) yang ditembak di Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara beberapa waktu lalu karena menolak membayar uang jaga malam dan kebersihan sebesar Rp50.000. Ilustrasi (iStockphoto/ugurhan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pendeta Fernando Tambunan (42) yang ditembak di Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara beberapa waktu lalu karena menolak membayar uang jaga malam dan kebersihan sebesar Rp50.000.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Irsan Sinuhaji mengatakan pihaknya telah menangkap pelaku Zulkarnain S alias Zul Balok (47) di salah satu bengkel cat mobil.

"Motif tersangka Zulkarnain menembak korban karena dendam atau sakit hati soal pengamanan perumahan Victory Land," kata Irsan, Minggu (3/7).

Menurut Irsan, tersangka menetapkan jatah uang jaga malam dan kebersihan sebesar Rp50.000 di kediaman korban di Perumahan Victory Land III yang terletak di Desa Jaharun B, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang.

"Ucapan korban yang mengatakan "tidak ada tanggung jawab yang jaga perumahan ini" teringat terus dalam benak tersangka, sehingga tersangka merasa geram dan emosi sehingga mau membuat pelajaran terhadap korban," jelasnya.

Irsan mengatakan tersangka kemudian mengambil senapan angin di rumahnya pada Senin 27 Juni malam. Tersangka langsung menuju perbukitan sekitar rumah pendeta itu.

Tersangka membidik ke arah korban yang sedang duduk di teras rumahnya menghadap kebun kelapa sawit tempat tersangka berdiri.

Tembakan itu mengenai badan korban yang tengah duduk. Korban berteriak kesakitan. Sambil memegang lengan sebelah kanannya memanggil istrinya.

Atas kejadian itu korban mengalami luka. Beruntung nyawa korban dapat diselamatkan.

"Atas perbuatannya, tersangka kita persangkaan Pasal 340 Jo Pasal 53 dan atau Pasal 353 ayat (2) Subs Pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman selama-lamanya 20 tahun," ujarnya.

(fnr/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER