ACT Respons Tudingan Penyelewengan Dana Donasi

CNN Indonesia
Senin, 04 Jul 2022 17:42 WIB
Aksi Cepat Tanggap (ACT) diduga menyelewengkan duit donasi. ACT merespons dalam konpers yang digelar Senin (4/7) sore. Ilustrasi. (Foto: Tangkapan layar web act.id)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aksi Cepat Tanggap (ACT) merespons tudingan penyelewengan dana donasi yang ramai di media sosial sejak kemarin. Presiden ACT Ibnu Khajar menegaskan kondisi keuangan lembaga ACT baik-baik saja.

Ibnu pun menyebutkan ACT sudah berkali-kali mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berdasarkan audit.

"Secara keuangan setiap tahun lembaga disiplin melakukan audit. Kita mendapatkan predikat WTP," kata Ibnu dalam konferensi pers, Senin (4/7). 

Menurutnya, laporan keuangan ACT yang mendapatkan WTP itu dipublikasikan di situs. Ibnu mengatakan hal itu sebagai bagian dari transparansi ACT kepada publik.

"Laporan keuangan sejak 2005 sampai 2020 yang mendapat predikat WTP kami sudah publikasikan di web kami, sebagai bagian dari transparansi kepada publik," ucapnya.

Ibnu menegaskan ACT merupakan lembaga kemanusiaan yang mendapatkan izin dari Kementerian Sosial. Ia mengatakan ACT berkiprah di lebih dari 40 negara.

"ACT adalah NGO yang berkiprah di 40 lebih negara," kata dia.

Sebelumnya, di media sosial ramai tanda pagar (tagar) #AksiCepatTilep hingga #JanganPercayaACT.

Tagar ini muncul tak lama setelah Majalah Tempo mengeluarkan laporan utama berjudul 'Kantong Bocor Dana Umat'. Laporan tersebut membahas soal isu gaji petinggi ACT yang mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Selain itu, dalam laporan tersebut diketahui bahwa petinggi ACT disebut menerima sejumlah fasilitas mewah dan memotong uang donasi.

Sementara Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyatakan telah membuka penyelidikan atas masalah pengelolaan dana masyarakat untuk bantuan kemanusiaan yang dilakukan oleh ACT.

"Info dari Bareskrim masih proses penyelidikan dulu," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

(yla/tsa)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER