Izin Dicabut, Kantor ACT Masih Ramai Aktivitas Seperti Biasa

CNN Indonesia
Rabu, 06 Jul 2022 11:48 WIB
Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, kantor ACT di Menara 165 masih ramai dengan aktivitas pekerja seperti biasanya. Kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) masih ramai dengan aktivitas meski izin pengambilan sumbangan sudah dicabut Kementerian Sosial (Tangkapan layar web act.id)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kantor Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) masih tampak ramai meski Kementerian sosial telah mencabut izin Penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB).

Berdasarkan Pantauan CNNIndonesia.com pukul 10.38 WIB Rabu hari ini (6/7), kantor ACT yang berlokasi di Menara 165, Jakarta Selatan masih ramai oleh pekerjanya. Aktivitas berjalan seperti biasa sejak pukul 08.00 WIB.

Kantor ACT berada di beberapa lantai yakni lantai 9, 10, 11, 15 dan 22 Menara 165. Semua aktivitas dilantai tersebut masih berjalan seperti biasa.

Tampak sejumlah pekerja sedang berada di depan komputer, ada juga yang tengah mengobrol dan juga rapat di beberapa ruangan.

"Masih aktivitas seperti biasa," kata Head of Media & Public Relations ACT, Clara saat ditemui CNNIndonesia.com di lokasi, Rabu (6/7).

Clara tidak ingin berkomentar banyak terkait izin penyelenggaraan PUB yang dicabut oleh Kemensos. Ia menyebut ACT akan meyiapkan statement resmi terkait itu nanti.

Kemensos baru saja mencabut izin Yayasan ACT dalam Penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB).

Alasan utama Kemensos mencabut izin yakni karena ACT mengambil uang sumbangan dari publik melebihi ketentuan yang berlaku.

Pasal 6 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1980 tentang Pelaksanaan Pengumpulan Sumbangan menyatakan bahwa sumbangan dari publik yang boleh diambil maksimal 10 persen. Sementara ACT mengambil 13,7 persen.

Pencabutan izin ACT dinyatakan dalam Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 133/HUK/2022 tanggal 5 Juli 2022. Diteken oleh Mensos Ad Interim Muhadjir Effendy.

(yla/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER