Survei: Ganjar dan Prabowo Bersaing Ketat di Sumut-Lampung

CNN Indonesia
Rabu, 06 Jul 2022 20:31 WIB
Survei Charta Politika menyatakan elektabilitas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto bersaing ketat di Sumut dan Lampung. Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur Jateng bersaing ketat di Sumatera utara dan Lampung. (AP/CNN Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hasil survei Charta Politika menyatakan elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) di Pilpes 2024 bersaing ketat di dua wilayah Sumatera.

Di Sumatera Utara, elektabilitas Ganjar mencapai 24,6 persen. Diikuti Anies Baswedan dengan 23,8 persen dan Prabowo Subianto dengan 23,4 persen.

Kemudian disusul jauh oleh Sandiaga Uno dengan 4,3 persen, lalu Agus H Yudhoyono dengan 3,5 persen, Puan Maharani dengan 2,1 persen, Ridwan Kamil dengan 1,3 persen, Airlangga Hartarto dengan 1,2 persen, dan Erick Thohir dengan 0,9 persen.

Perolehan suara Ganjar di Lampung juga menjadi yang tertinggi. Elektabilitas Ganjar mencapai 32,3 persen, diikuti Prabowo Subianto dengan 31,6 persen dan Anies Baswedan dengan 14,6 persen.

Di posisi keempat, Agus H Yudhoyono menempati jauh dengan 3,4 persen, lalu Sandiaga Uno dengan 2,3 persen, Ridwan Kamil dengan 2,0 persen, Erick Thohir dengan 1,3 persen, Puan Maharani dengan 1,0 persen, Airlangga Hartarto dengan 0,6 persen, dan Khofifah Indar Parawansa dengan 0,1 persen.

PDIP Gerindra Golkar Bersaing di 3 Provinsi Sumatera

Hasil survei Charta Politika juga menunjukkan PDIP, Gerindra, dan Golkar bersaing dalam perolehan suara partai politik di tiga provinsi di Sumatera. Ketiga partai itu berurutan menempati posisi pertama, kedua, dan ketiga di Provinsi Sumatera Utara, Lampung, dan Sumatera Selatan.

Di Provinsi Lampung, PDIP unggul dengan elektabilitas mencapai 24,5 persen. Disusul Gerindra dengan 19 persen dan Golkar dengan perolehan cukup jauh yaitu 7,6 persen. Di Sumatera Selatan, PDIP menempati posisi teratas dengan 21,5 persen, diikuti Gerindra dengan 19 persen, dan Golkar dengan 10,4 persen.

Kemudian di Sumatera Utara, PDIP juga meraih suara tertinggi dengan 20,4 persen, disusul Gerindra dengan 18 persen, dan Golkar dengan 8,5 persen.

Dalam survei ini, Golkar memang masuk ke dalam tiga besar parpol dengan elektabilitas tertinggi di tiga provinsi di Sumatera. Namun, suara yang diperoleh cukup kecil dibandingkan PDIP dan Gerindra.

Sementara itu, partai politik lain yang berada di bawah Golkar di Provinsi Lampung berturut-turut yaitu PKS dengan 7,4 persen, PKB 7,3 persen, Demokrat 6,6 persen, Nasdem 4,4 persen, dan PAN 1,3 persen.

Di bawah PAN, sejumlah partai lain seperti Hanura, Perindo, PPP, PBB, PSI, Garuda, dan Berkarya memperoleh tingkat elektabilitas di bawah 1 persen.

Partai lain yang berada di bawah Golkar di Provinsi Sumatera Selatan antara lain Demokrat dengan 7,8 persen, Nasdem 6,6 persen, PKS 5,3 persen, PAN 4,0 persen, PKB 3,5 persen, Perindo 1,8 persen, dan PPP 1,5 persen.

Beberapa partai lain yang memperoleh suara di bawah 1 persen di antaranya Partai Hanura, Gelora, PBB, dan Berkarya.

Kemudian di Provinsi Sumatera Utara, partai yang berada di bawah Golkar yaitu PKS dengan 7,6 persen, Demokrat 7,0 persen, Nasdem 5,6 persen, PKB 2,2 persen, PAN 2,1 persen, dan Perindo 1,1 persen. Disusul kemudian partai lain dengan tingkat keterpilihan di bawah 1 persen yaitu PPP, Gelora, Garuda, PBB, dan Hanura.

Survei Charta Politika dilakukan sepanjang 2-7 Juni 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 800 responden per provinsi.

Wawancara berjalan tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur disertai protokol kesehatan yang ketat. Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) pada tingkat kepercayaan 95 persen.

(blq/DAL)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER