BMKG Ungkap 19 Titik Panas Baru di Kalimantan Timur

fea | CNN Indonesia
Senin, 25 Jul 2022 05:50 WIB
BMKG menemukan 19 titik panas baru di Kalimantan Timur yang tersebar di empat kabupaten, setelah sebelumnya mendeteksi 15 titik panas berbeda. Ilustrasi. BMKG pada Minggu (24/7) menemukan 19 titik panas baru di Kalimantan Timur yang tersebar di empat kabupaten, setelah sebelumnya mendeteksi 15 titik panas berbeda. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Minggu (24/7) mendeteksi 19 titik panas di Kalimantan Timur menggunakan pemantauan di stasiun Kota Balikpapan. Titik panas ini berbeda dari 15 titik panas yang terdeteksi kemarin.

"Sebanyak 19 titik panas tersebut terpantau hari ini mulai pukul 01.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita," kata Prakirawan Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan Carolina Meylita Sibarani di Balikpapan, diberitakan Antara.

Penemuan 19 titik panas ini telah dikomunikasikan ke berbagai pihak terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tingkat provinsi dan kabupaten/kota setempat, agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Carolina menjelaskan 19 titik panas itu tersebar di empat kabupaten, yaitu Kabupaten Paser satu titik, Kutai Kertanegara 1 titik, Kutai Timur 1 titik dan Kabupaten Berau 16 titik.

Khusus di 16 titik di Kabupaten Berau dikatakan tersebar di lima kecamatan, yakni di Kecamatan Biatan satu titik, Kecamatan Kelay satu titik, Kecamatan Pulau Derawan satu titik, Kecamatan Talisayan dua titik, dan terbanyak di Kecamatan Segah 11 titik.

"Untuk tiga kabupaten lain, masing-masing terdeteksi satu titik panas, yakni Kabupaten Kutai Kartanegara berada di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Timur berada di Kecamatan Kaubun, dan Kabupaten Paser di Kecamatan Batu Engau. Semua titik panas ini memiliki tingkat kepercayaan menengah," ungkap Carolina.

Kemarin BMKG menemukan 15 titik panas tersebar di enam kabupaten/kota yang telah dipadamkan pada Minggu setelah ditangani pihak terkait.

(fea/fea)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER