icon-close

Petugas kepolisian dan kerabat mengangkat peti jenazah almarhum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J saat pemakaman kembali setelah autopsi ulang di Sungai Bahar, Muarojambi, Jambi, Rabu (27/7). (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nym).

Autopsi ulang yang berlangsung selama enam jam itu dilakukan atas permintaan keluarga dalam mencari keadilan dan pengungkapan kasus. (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nym).

Ratusan orang mengikuti prosesi upacara pemakaman Brigadir J yang dilakukan setelah autopsi ulang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Bahar, Rabu (27/7) sore. (CNN Indonesia/Taufiq Hidayatullah).

Kerabat memegang foto almarhum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J saat pemakaman kembali jenazah setelah autopsi ulang di Sungai Bahar, Muarojambi, Jambi, Rabu (27/7). (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nym).

Jenazah Brigadir J resmi dimakamkan secara kepolisian setelah rampung diautopsi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Bahar, Jambi. (CNN Indonesia/Taufiq Hidayatullah).

Ibu almarhum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Rosti Simanjuntak (tengah) didampingi kerabatnya histeris saat mendatangi makam anaknya sebelum pelaksanaan autopsi ulang di Sungai Bahar, Muarojambi, Jambi. (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nym).

icon-chevron-left
icon-chevron-right