Jokowi Panggil Yusril Ihza Mahendra ke Istana

CNN Indonesia
Senin, 12 Sep 2022 11:44 WIB
Yusril mengaku akan siap membantu jika pemerintahan Jokowi memerlukan analisis atau pertimbangan hukum terkait pembangunan IKN Nusantara. Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra dikenal pula sebagai pakar hukum tata negara. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memanggil Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra ke Istana Kepresidenan Jakarta.

Kepada wartawan, Yusril mengatakan materi pertemuan itu membahas Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Jokowi dan Yusril membahas mengenai segi hukum pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan itu.

"Hanya sedikit saja bicara tentang masalah IKN. Ya jadi apa yang kita bisa bantu beliau masalah percepatan IKN ini supaya bisa jalan," kata Yusril di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (12/9).

Pria yang dikenal sebagai pakar hukum tata negara itu mengatakan siap membantu jika pemerintah memerlukan analisis atau pertimbangan hukum. Dia menekankan pada persoalan aspek hukum pembangunan IKN Nusantara.

Dia juga menyinggung soal pelibatan swasta dalam pembangunan IKN Nusantara. Menurut Yusril, ia telah membahas tentang hal itu bersama Jokowi sejak enam bulan lalu.

"Ya, [pelibatan swasta untuk membangun permukiman IKN] sangat memungkinkan dan memang sudah ada blok-blok yang sudah dipersiapkan oleh Otorita yang di mana yang diserahkan kepada swasta untuk men-develop itu," ujarnya.

Sebagai informasi, pemerintah telah memulai pembangunan IKN Nusantara. Pembangunan dimulai dengan membangun Istana Negara dan lingkaran satu pusat pemerintahan.

Pemindahan ibu kota negara telah disahkan melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022. Proses pemindahan dilakukan bertahap pada 2022-2045.

(dmi/kid)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER