Pengacara Lukas Enembe Respons Somasi Paulus Waterpauw

CNN Indonesia
Rabu, 28 Sep 2022 23:48 WIB
Pengacara Lukas Enembe, Stefanus Roy menyebut pernyataannya terkait dugaan Paulus Waterpauw terlibat dalam penetapan tersangka kliennya berdasarkan data. Kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening buka suara usai disomasi Pj Gubernur Papua Barat Paulu Waterpauw. (CNN Indonesia/Khaira Ummah)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening buka suara soal somasi yang dilayangkan oleh Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw untuk dirinya.

Roy menghargai upaya hukum yang ditempuh Waterpauw. Ia menegaskan pernyataannya terkait dugaan Waterpauw terlibat dalam penetapan Lukas sebagai tersangka oleh KPK berdasarkan data.

"Tapi intinya begini saya menghormati upaya hukum yang dilakukan oleh teman teman dalam perkara ini," kata Roy kepada wartawan di depan rumah Lukas, Rabu (28/9).

Roy menyebut fakta yang dirinya dapat mengacu pada satu buku yang di dalamnya terdapat pernyataan mendiang mantan Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal semasa hidup.

"Jadi saya bicara itu refensinya buku. Saya sedang tidak memfitnah, mencemarkan nama baik orang. Saya hanya menjelaskan fakta-fakta politik," ujarnya.

"Konsekuensi logis kalau bermain politik ada jejak digitalnya dan kalau kita menemukan itu jangan marah," imbuhnya.

Sebagai informasi, Roy menyeret nama Waterpauw terkait isu Pj Wakil Gubernur Papua pengganti Klemen Tinal. Dalam tudingannya, nama Waterpauw pernah disodorkan sebagai Pj Wakil Gubernur Papua oleh Mendagri Tirto Karnavian dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia pada akhir 2021 kepada Enembe.

Akibat tudingan itu, Roy disomasi oleh Waterpauw. Mantan Kapolda Papua yang kini menjadi Pj Gubernur Papua Barat memberi waktu 2x24 jam kepada Roy untuk mengklarifikasi.

"Somasi sudah dilayangkan kepada tim kuasa hukum LE agar segera memberikan klarifikasi dalam waktu 2x24 jam. Jika tidak ada tanggapan, maka langkah hukum pencemaran nama baik akan kami tempuh," tegas Waterpauw di Manokwari, Senin (26/9) malam.

Ia mengatakan bahwa somasi terhadap tim kuasa hukum LE merupakan mekanisme (hak jawab) atas tudingan sepihak yang dinilainya sebagai wacana kosong tak berdasar dan berpotensi pencemaran nama baik.

"Saya mengingatkan tim kuasa hukum LE, agar tidak terlalu jauh membuat wacana yang tidak berdasar, tetapi hadapilah proses hukum yang sedang berjalan," ujarnya.

(yla/wel/fra)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER