Kapal Pencari Ikan Diterjang Badai di Pulau Ilir, 4 Awak Hilang

CNN Indonesia
Senin, 03 Okt 2022 21:05 WIB
KM Sinar Harapan karam di sekitar perairan Pulau Ilir, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal, Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut). Ilustrasi. Kapal pencari ikan karam di Perairan Pulau Ilir, 4 awak hilang (MartinStr/Pixabay)
Medan, CNN Indonesia --

Kapal Motor (KM) Sinar Harapan karam di sekitar perairan Pulau Ilir, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal, Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut).

Kapal yang mengangkut empat orang penumpang itu diduga karam usai diterjang badai.

Kepala Basarnas Nias Agus Wibisono mengatakan peristiwa kapal karam itu terjadi pada 2 Oktober 2022. Pemilik kapal menginformasikan kejadian itu ke personel Rescuer Pos SAR Sibolga.

"Pemilik kapal meminta bantuan untuk melakukan pencarian terhadap empat orang penumpang kapal yang karam di sekitar Perairan Pulau Ilir," kata Agus, Senin (3/10).

Menurut Agus, dari informasi yang diperoleh kapal dengan tonase GT 5 tersebut berangkat dari Sorkam menuju perairan Pulau Ilir untuk mencari ikan. Kemudian pada 30 September, anak buah kapal masih bisa komunikasi dengan keluarga.

"Namun setelah itu para nelayan sekitar menemukan KM Sinar Harapan sudah terbalik di posisi sekitar Pulau ilir," pungkasnya.

Agus menambahkan para nelayan sudah berupaya mencari keberadaan ABK, namun tidak ditemukan, dan keluarga korban mencoba menghubungi ponsel mereka namun sudah tidak aktif.

"Diduga kapal terkena badai sehingga terbalik. Lalu pemilik kapal membuat laporan ke Pos Sar Sibolga untuk meminta bantuan SAR," jelasnya.

Pencarian terhadap para korban masih terus dilakukan. Pihaknya pun telah menurunkan tim SAR untuk melakukan penelusuran.

"Satu tim Rescue Pos SAR Sibolga telah dikerahkan untuk melakukan pencarian dan pertolongan terhadap empat orang anak buah kapal dan nakhoda. Saat ini pencarian masih berlangsung," bebernya.

(fnr/isn)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER