KPK Tak Terpengaruh Deklarasi Anies Capres, Kasus Formula E Lanjut

CNN Indonesia
Selasa, 04 Okt 2022 09:34 WIB
KPK menegaskan tidak terpengaruh dengan isu kriminalisasi Anies Baswedan dalam penyelidikan penyelenggaraan Formula E di Jakarta. Ilustrasi. Gedung KPK. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tidak akan terpengaruh dengan deklarasi Partai NasDem yang mengumumkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menuturkan penyelidikan dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E di Jakarta tetap dilanjutkan.

"(Penyelidikan) ini masih kami lanjutkan dan kami tidak terpengaruh dengan deklarasi yang bersangkutan (Anies Baswedan) sebagai calon presiden oleh salah satu partai politik," ujar Alex di KPK, Senin (3/10).

Ia pun menyatakan KPK berencana membuka hasil penyelidikan Formula E supaya agar tidak dicurigai masyarakat melakukan kriminalisasi terhadap Anies. Sejauh ini, KPK telah memanggil sejumlah saksi, termasuk Anies.

"Supaya masyarakat tahu apa sih, hasil dari lidik itu yang sudah diperoleh KPK. Dari keterangan para saksi yang sudah dipanggil, apa yang mereka terangkan. Supaya apa? Supaya masyarakat tidak lagi curiga seolah-olah kami ini mengkriminalisasi seseorang," katanya.

Alex menegaskan KPK hanya bicara tentang hukum dalam menangani suatu laporan atau perkara alias tidak terpengaruh isu politisasi atau kriminalisasi seperti rumor yang beredar.

Diberitakan, Anies dideklarasikan sebagai capres Partai NasDem pada Senin kemarin.

Sementara itu, berdasarkan laporan Tempo, Ketua KPK Firli Bahuri disinyalir ngotot mengejar bukti untuk menersangkakan Anies. Firli memimpin ekspose yang digelar pada Rabu, 28 September 2022 dan dihadiri tiga pimpinan KPK lain yaitu Alexander Marwata, Nurul Ghufron, dan Nawawi Pomolango. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto juga turut hadir dalam forum tersebut.

Meskipun hasil ekspose menyimpulkan belum cukup bukti untuk dinaikkan ke tahap penyidikan dan menetapkan tersangka, Firli disebut berbeda pendapat.

"Dalam gelar perkara itu Firli berkukuh agar kasus Formula E segera naik ke penyidikan," ujar sumber dari unsur penegak hukum yang dikutip Tempo.

(pop/ryn/tsa)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER