Banjir Surut, Tol Jakarta-Tangerang Bisa Dilalui Kendaraan

CNN Indonesia
Minggu, 13 Nov 2022 23:30 WIB
KA.Induk PJR Bitung Korlantas Polri, AKP Soewito via Instagram resmi @pjrtolbitung melaporkan arus lalulintas sudah bisa dilewati mulai pukul 22.40 WIB. Ilustrasi banjir di jalan tol. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Serang, CNN Indonesia --

Ruas tol Jakarta-Merak (sebelumnya ditulis tol Tangerang-Merak), tepatnya di KM24 kini sudah bisa dilalui kendaraan setelah sempat kebanjiran, khususnya di jalur 3 dan 4, Minggu (13/11) malam.

Berdasarkan pantauan dari Instagram resmi @pjrtolbitung, KA.Induk PJR Bitung Korlantas Polri, AKP Soewito melaporkan, arus lalulintas sudah bisa dilewati mulai pukul 22.40 WIB.

"Untuk pengguna jalan, saat ini saya di KM24. Saat ini genangan air sudah mulai surut, terutama jalur 3 dan 4 sudah bisa dilalui kendaraan. Jasa Marga kita sudah membuat tumpukan pasir. Semoga arus lalin bisa normal kembali," begitu ucapnya.

Sedangkan di unggahan lainnya tertulis, hingga pukul 20.00 WIB pascahujan deras di wilayah Tangerang dan beberapa wilayah lainnya di Banten, terjadi peningkatan air di jalur Tol Bitung Tangerang. Ketinggian air itu saat dilaporkan tersebut mencapai lebih dari 1 meter.

Akibatnya, luapan air masuk ke jalan tol yang mengakibatkan jalur tol Jakarta arah Merak hanya dapat dilalui pada lajur 4 oleh kendaraan besar. Sedangkan kendaraan kecil tidak bisa melintas dan berdampak pada kemacetan lalu lintas, kemacetan kendaraan hingga ke gerbang Tol Tangerang.

Kemudian dari arah Merak menuju Jakarta, terjadi akibat dampak banjir di perumahan yang ada di sekitar KM24. Kendaraan kecil maupun besar hanya bisa melalui lajur 3 dan 4 secara perlahan, ujung antrian hingga ke gerbang Tol Cikupa.

"PJR Bitung Korlantas Polri dan Ditlantas Polda Banten telah berkoordinasi dengan pengelola jalan tol untuk mengalihkan kendaraan keluar tol di Karawaci dan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan jalur non tol," ujar AKP Soewito, KA.Induk PJR Bitung Korlantas Polri, Minggu (13/11/2022).

Sementara itu, seperti dikutip dari Antara, Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad, Irra Susiyanti menyatakan banjir yang menggenangi Tol Jakarta-Merak Kilometer (KM) 24 pada Ahad (13/11) sore, diduga akibat luapan Sungai Sabi Tangerang yang tidak sanggup menahan debit air.

"Ini dampak dari curah hujan yang tinggi serta luapan Sungai Sabi, sehingga menyebabkan beberapa wilayah di daerah Tangerang dan sekitarnya tergenang air," ucap Irra, Minggu.

Atas terjadinya banjir di ruas tol itu, kini pihak Metropolitan Tollroad tengah melakukan upaya penanganan dengan membangun sejumlah tanggul untuk menahan debit air.

"Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, Jasa Marga akan membangun tanggul beton (concreate barrier)," kata dia.

(ynd/kid)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER