PAN Enggan Tinggalkan KIB demi Rujuk dengan Gerindra

CNN Indonesia
Kamis, 08 Des 2022 05:35 WIB
Ketum PAN Zulkifli Hasan menyatakan partainya tidak akan meninggalkan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) demi rujuk dengan Gerindra. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kanan) didampingi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) dan Wakil Ketua Umum PPP Amir Uskara (kiri) saat Pemantapan Visi dan Misi Koalisi Indonesia Bersatu di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (20/10/2022). (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan alias Zulhas menegaskan partainya tidak akan meninggalkan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) demi rujuk dengan Gerindra.

Zulhas menyebut KIB sampai saat ini tetap solid. Menurutnya, apa pun keputusan yang akan diambil harus disepakati bersama dengan PPP dan Golkar.

"KIB solid, kuat, justru kita sekarang apa-apa harus KIB bertiga," kata Zulhas di Kantor DPP PAN, Jakarta pada Rabu (6/12).

Namun demikian, Zulhas mengatakan KIB terbuka untuk partai lain yang ingin bergabung, termasuk Gerindra dan PKS. Dia mengatakan KIB saat ini fokus pada pengembangan koalisi, belum sampai tahap pemilihan capres yang akan diusung.

Dia menuturkan jika anggota KIB sudah berkumpul, maka selanjutnya akan dibahas mengenai capres. Dia menegaskan bahwa pilihan capres itu nantinya juga adalah hasil kesepakatan bersama.

"Kalau ada yang bergabung oke, habis itu kita baru berunding siapa capresnya siapa wapresnya," ujar dia.

Fadli Zon sebelumnya berharap agar PKS dan Gerindra kembali berkoalisi di Pilpres 2024.

Pernyataan anggota Komisi I DPR itu juga disambut positif Presiden PKS Ahmad Syaikhu. Namun, Syaikhu mengatakan hingga saat ini partainya belum ada komunikasi dengan Gerindra.

"Ya, sangat mungkin kita kan melihat dinamika politik masih terus berkembang ya," ujar Syaikhu kepada CNNIndonesia.com dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad, Minggu (4/12).

Sementara Koalisi Perubahan sendiri terdiri dari tiga partai, yakni Demokrat, PKS, dan NasDem.

Terkait peluang rujuk PKS-Gerindra, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyatakan Demokrat tak ikut campur.

(yla/pmg)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER