Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjuk 12 orang panelis debat kelima Pilpres 2024. Semuanya memiliki latar belakang sesuai dengan tema.
Adapun tema debat kelima nanti adalah kesejahteraan sosial, pembangunan sumber daya manusia (SDM), dan inklusi.
Terdapat sub tema lagi yang meliputi pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kebudayaan, teknologi informasi, serta kesejahteraan sosial dan inklusi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, pertanyaan yang dibuat para panelis akan ditanyakan oleh moderator kepada tiga calon presiden saat debat.
Berikut profil 12 panelis debat kelima Pilpres 2024.
Aminuddin Syam
Aminuddin merupakan seorang seorang Guru Besar dan Ahli Kesehatan Masyarakat dari Universitas Hassanudin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan.
Ia saat ini menjabat sebagai Kepala Program Studi Pascasarjana Jenjang Doktor Kesehatan Masyarakat Unhas
Dia pernah menjabat ketua Umum Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) 2022-2026.
Dalam 5 tahun terakhir, Aminuddin kerap melakukan penelitian yang berkaitan dengan bidangnya, yakni kesehatan masyarakat. Beberapa penelitian tersebut diantaranya adalah Pengaruh Pemberian Emulsi Minyak Sawit Merah Terhadap Kadar Retinol Plasma Anak SD di Kawasan Pesisir Kota Makassar tahun 2014.
Kemudian, Pengembangan Biji Labu Kuning (Cucurbita Moschata Durch) Sebagai Snack Sehat Untuk Mengatasi Defisiensi Zink Pada Anak Sekolah di tahun 2017-2020, dan Pengaruh Pemberian Multi Zat Gizi Mikro kepada Wanita Prakonsepsi terhadap Status Stres Oksidatif Ibu Hamil, Outcome Kehamilan, serta Status Metabolik dan Antropometrik Anak 6-12 Bulan tahun 2014.
Asep Saepudin Jahar
Asep saat ini menjabat Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta periode 2023-2027. Ia merupakan sosok yang pernah menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya 10 Tahun.
Selain itu, Guru Besar Sosiologi Hukum Islam sempat menempati beberapa posisi penting, di antaranya Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), dan Kepala Pusat Layanan Humas dan Bantuan Hukum LP2M UIN Jakarta
Sumbangsihnya pada ranah akademik tertuang dalam karya-karyanya berjudul Hukum Keluarga, Pidana & Bisnis (2013) dan Dualisme Hukum Perkawinan Islam di Indonesia Fiqh dan KHI (2019).
Damar Juniarto
Akademisi Hak Asasi Manusia dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta ini pernah menjadi direktur eksekutif Perkumpulan Pembela Kebebasan Berekspresi Asia Tenggara (SAFEnet).
Damar mendirikan Paguyuban Korban UU ITE (PAKU ITE) pada tahun 2015 untuk memberi pendampingan hukum kepada warga yang terjerat pasa karet di UU ITE.
Di tahun 2018, ia terpilih sebagai peserta International Visitor Leadership Program: Cyber Policy and Online Freedom of Expression dari Kedubes Amerika. Ia juga menerima penghargaan YNW Netizen Award 2018 dari Marketeers.com.
Bahruddin
Berbeda dengan panelis-panelis sebelumnya yang berlatar belakang akademisi, Bahruddin merupakan seorang inisiator Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah. Saat ini, yakni sebagai Anggota Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar dan Menengah.
Sebelum itu Bahruddin aktif berkegiatan di serikat tani bernama Serikat Paguyuban Petani Qaryah Thayyibah di Kota Salatiga, Jawa Tengah dari tahun 2000-2018.
Banyak penghargaan yang sudah diterimanya. Beberapa penghargaan tersebut di antaranya adalah Kickandy Heroes oleh Yayasan Kickandy tahun 2013, Adhikarya Pangan Nusantara oleh Gubernur Jawa Tengah tahun 2013.
Lalu MNC Pahlawan untuk Indonesia oleh MNC Media tahun 2016, dan 72 Ikon Prestasi Indonesia oleh Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila tahun 2017.
PM Laksono
Laksono merupakan seorang Guru Besar Antropolog. Saat ini masih mengajar antropologi di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta.
Ia memiliki pengalaman mengajar Antropologi Politik dan Antropologi Agama di Lafayette College di Easton, Pennsylvania, Amerika Serikat.
Pengalaman itu ia peroleh berkat raihannya sebagai Scholar in Residence Award dari Fulbright dari tahun 2005 hingga 2006.
Kegiatannya di luar pengajaran adalah sebagai Wakil Direktur Pusat Studi Asia Pasifik (PSAP) UGM dan Kepala Unit Bahasa dan Budaya yang bernaung di dalamnya.
Beberapa topik penelitiannya antara lain perubahan sosial dan kebudayaan, NGO/CSO, masyarakat di wilayah Timur Indonesia, ekologi manusia, pertambangan dan gender, antropologi visual, dan studi Asia Tenggara.
Imam Prasodjo
Imam merupakan seorang akademisi dan sosiolog dari Universitas Indonesia. Dia kerap menjadi penasihat dalam beberapa instansi pemerintah.
Ia pernah terpilih sebagai Ketua Panitia Seleksi Penasihat KPK dari tahun 2017 hingga 2022. Penasihat Senior Menteri di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Ia juga bertugas sebagai Penasihat Senior Kepala Staf Kepresidenan dari tahun 2016 hingga saat ini.
Banyak penghargaan yang telah ia terima yakni Anugrah Balai Pustaka dan Majalah Horison sebagai Tokoh Pendidikan pada tahun 2013; Anugrah Kebahasaan di Bidang Sosial dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa pada tahun 2014; Soetandyo Awards 2016 dari Universitas Airlangga; dan Penghargaan sebagai Motivator Lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup pada tahun 2018.
Profil 12 Panelis Debat Kelima Pilpres 2024
KPU telah menentukan 12 panelis debat kelima Pilpres 2024 (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Onno Widodo Purbo
Onno merupakan seorang ahli teknologi informasi yang menjabat sebagai Wakil Rektor Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) dari tahun 2021 hingga saat ini.
Sebagai buah dari konsistensi yang ia berikan pada dunia siber, Onno menerima penghargaan Postel Award 2020 dari Internet Society, organisasi nirlaba yang mendukung pengembangan dan penggunaan internet yang terbuka, terhubung dan aman di seluruh dunia.
Selain itu, dia telah menulis lebih dari 40 buku, termasuk Buku Pegangan Internet untuk Desa (2016), Perjuangan Menyebarkan Internet Mempersempit Perpecahan Digital (2016), Desain Antena dengan MMANA (2016), TIK untuk Pendidikan (2016), dan Internet-TCP/IP: Konsep dan Implementasi (2018).
Reni Kusumowardhani
Reni merupakan seorang Psikolog Forensik yang juga menempati posisi Dewan Pertimbangan Asosiasi Forensik Indonesia (Apsifor) dan pakar psikologi forensik. Selain itu, Reni adalah Ketua III Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).
Sepak terjangnya di dunia forensik sudah dimulai sejak tahun 1988 dengan membuka praktik pribadi. Tidak berhenti di situ, ia melebarkan sayapnya dengan dan mulai terjun di ranah hukum sejak tahun 1994 hingga sekarang.
Reni sering diminta untuk melaksanakan pemeriksaan maupun intervensi psikologi forensik hingga hadir di persidangan sebagai ahli psikologi.
Ia banyak menangani berbagai kasus pidana, mulai dari tindak pidana konvensional hingga non-konvensional. Baik yang diminta oleh lembaga kepolisian di tingkat Mabes Polri hingga Polres, Polsek, Kejaksaan, KPK, KLHK, BPK, BNN, dan lembaga formal lainnya.
Timboel Siregar
Timboel Siregar merupakan Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI). Selain itu, ia juga bertindak sebagai Koordinator Advokasi BPJS Watch dari tahun 2012 hingga saat ini.
Sepak terjang dari Timboel berfokus pada ranah jaminan sosial dan ketenagakerjaan. Belum lama ini, Ia hadir sebagai saksi ahli di Pengadilan Hubungan Industrial dan saksi ahli di Mahkamah Konstitusi.
Tolhas Damanik
Tolhas merupakan seorang Penasihat Hak Disabilitas untuk Jaringan Pemilihan Umum untuk akses disabilitas. Ia aktif membantu penyandang disabilitas, tidak hanya dalam hal pendidikan, tetapi juga dalam hal politik dan perburuhan.
Dia terus memperjuangkan hak yang sama dan pengakuan masyarakat terhadap penyandang disabilitas.
Tolhas diberi penghargaan Education Award 2013 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atas konsistensi dan kegigihannya. Dia dianggap berjasa dalam mendukung pemerintah dalam pengembangan pendidikan inklusif.
Tukiman Tarunasayoga
Tukiman mengajar di dua universitas di Indonesia, yakni Dosen Pascasarjana Program Studi Penyuluhan Pembangunan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan Dosen Program Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang.
Tukiman berpengalaman sebagai kandidat legislatif untuk DPD pada Pemilu 2004. Tukiman menjadi calon dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah (Jateng) pada pemilu tersebut dan dia menerima total suara sah dari pemilihan umum untuk DPD Jateng sebanyak 15.694.741.
Tukiman pernah menulis buku tahun 2005 berjudul "Pendidikan Nasional Dalam Reformasi Politik Dan Kemasyarakatan" bersama dengan rekan lainnya.
Vina Adriany
Vina adalah Guru Besar di bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan gender di Universitas Pendidikan Indonesia, Bogor, Jawa Barat. Selain itu, ia pun menjabat sebagai Kepala Pusat Studi Gender dan Anak di tempat yang sama.
Isu gender dan keadilan sosial pada pendidikan anak usia dini (PAUD), serta dampak neoliberalisme pada PAUD, adalah topik utama penelitiannya.
Ia juga pernah menjadi Asisten Pengajar di Departemen Riset Pendidikan Universitas Lancaster, Inggris, sebelum menjadi Asisten Peneliti di Fakultas Pendidikan Universitas Islam Internasional Malaysia.
Selain itu, Vina adalah direktur dari SEAMEO CECCEP, Pusat Kajian dan Pengembangan Pendidikan Usia Dini Kawasan Asia Tenggara.