Sebanyak ratusan rumah di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate alami kerusakan akibat gempa bumi yang melanda pada Kamis (2/4). (Antara Foto/Andri Saputra)
Sebanyak ratusan rumah di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate alami kerusakan akibat gempa bumi yang melanda pada Kamis (2/4). (Antara Foto/Andri Saputra)
Tak hanya rumah, fasilitas rumah ibadah pun alami kerusakan dengan kategori rusak ringan hingga berat. (Antara Foto/Andri Saputra)
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut menyebabkan ratusan warga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Langkah ini dilakukan menyusul peringatan potensi tsunami yang sebelumnya telah dirilis oleh BMKG. (Antara Foto/Andri Saputra)
Seorang warga menunjukkan dinding rumahnya yang rusak terdampak gempa bumi di Kelurahan Lelewi, Kecamatan Pulau Batang Dua, Ternate (3/4). (Antara Foto/Andri Saputra)
Pemkot Ternate menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan pascagempa guna mempercepat penanganan dampak bencana seperti kerusakan infrastruktur dasar yaitu rumah ibadah, sekolah dan rumah warga. (Antara Foto/Andri Saputra)
Ratusan warga kini menempati lokasi pengungsian yang tersebar di sejumlah titik, di antaranya halaman SMP Negeri 8 dan SMA Negeri 11. Sementara itu, sebagian warga di wilayah Mayau memilih bertahan lebih dekat dengan pemukiman dengan mendirikan tenda darurat meski dengan fasilitas yang terbatas. (Antara Foto/Andri Saputra)