Koalisi Sipil Desak Prabowo dan Listyo Tanggung Jawab Kematian Affan

CNN Indonesia
Jumat, 29 Agu 2025 10:43 WIB
Koalisi Masyarakat Sipil mendesak Presiden RI Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertanggung jawab atas meninggalnya Affan Kurniawan.
Rumah Duka Affan Kurniawan yang tewas usai dilindas mobil Brimob. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Koalisi Masyarakat Sipil mendesak Presiden RI Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertanggung jawab atas meninggalnya seorang pengemudi ojol, Affan Kurniawan yang dilindas mobil rantis Brimob.

Affan meregang nyawa setelah dilindas mobil baracuda Brimob saat demo di sekitar Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (28/8).

"Pertanggungjawabannya harus dilakukan pada level Presiden Republik Indonesia dan Kapolri," kata Lakso Anindito dalam konferensi pers, Kantor YLBHI, Jakarta, Jumat (29/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Ia menegaskan penyelesaian kasus ini tak cukup hanya melalui pendekatan etik saja. Namun juga harus dimintai pertanggungjawaban secara pidana.

"Dan apabila diperlukan saya meminta Presiden RI untuk membuat tim khusus yang bersifat independen untuk bisa melihat secara menyeluruh mengenai kekerasan dalam rangkaian demo ini, apakah dari pihak kepolisian dan dari pihak itu harus dimintakan dan kalau bisa dalam tataran penegakan hukum pidana," ucap dia.

Ia menyatakan kondisi ricuh pada demonstrasi kemarin merupakan ekses karena gagalnya pemerintah merespons tuntutan rakyat.

Lakso menilai pemerintah tidak tanggap menanggapi isu yang tengah ramai belakangan, mulai dari kenaikan harga beras hingga protes atas tunjangan rumah bagi anggota DPR.

Sementara itu, dalam segi penegakan hukum. Lakso menekankan bahwa Kapolri harus bertanggung jawab atas brutalitas aparat di demonstrasi.

"Ini hanya rangkaian dari rangkaian kekerasan yang terjadi sebelumnya," ucap dia.

Ia mendesak Prabowo dan Listyo bertanggung jawab atas segala yang terjadi hari ini.

"Karena tanpa adanya hal tersebut transparansi dan akuntabilitas takkan terjadi," ujarnya.

(mnf/ugo)


[Gambas:Video CNN]
REKOMENDASI
UNTUKMU LIHAT SEMUA
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER