Aksi demonstrasi di depan Gedung Markas Komando (Mako) Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8) kian memanas. Laporan di lapangan, satu unit mobil dibakar.
Pantauan CNNIndonesia.com, mobil yang dibakar berwarna putih. Mobil tersebut diduga mulai dibakar sekitar pukul 15.50 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu, sejumlah petugas terlihat mencoba memadamkan mobil yang terbakar tersebut. Setelahnya, kobaran api mulai mengecil.
Massa berulang kali melempar benda tumpul ke arah gerbang Mako Brimob. Kemudian dari aparat melempar gas air mata untuk menghalau kemarahan massa.
Kemarahan dilampiaskan oleh massa di Mako Brimob setelah seorang pengemudi ojek, Affan Kurniawan, meninggal dunia akibat dilindas mobil rantis Brimob.
Sejak pagi, Mako Brimob Kwitang telah didatangi massa terutama dari elemen sopir ojol. Mereka menuntut keadilan atas kematian rekan seprofesi mereka.
Massa yang menyemut di Mako Brimob mendapat pengawalan dari prajurit Kostrad TNI AD dan marinir TNI AL.
Sejak pagi, beberapa kali terjadi bentrok hingga terbaru bentrok sore ini.Mobil ambulans pun sempat menyeruak di tengah massa dengan sirine meraung. Belum diketahui maksud kedatangan ambulans tersebut.
Pantauan CNNIndonesia.com pukul 15.19 di Mako Brimob, aparat masih melepas tembakan gas air mata. Massa sempat mundur dari gerbang utama Mako Brimob, jaraknya tidak terlalu jauh.
Sementara dari arah Patung Kuda, prajurit diduga marinir sedang menuju ke arah Mako Brimob, diduga penambahan personel untuk pengamanan.
(mnf/dmi)