Kapolda Beber Nama 7 Brimob di Dalam Rantis Pelindas Affan

CNN Indonesia
Jumat, 29 Agu 2025 20:55 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri ungkap tujuh nama polisi yang diperiksa atas tewasnya Affan Kurniawan dilindas Rantis Brimob. (CNN Indonesia TV)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengungkapkan secara terbuka identitas tujuh anggota polisi yang ada di dalam kendaraan taktis (rantis) yang melindas driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan hingga tewas.

Affan meninggal dunia setelah ditabrak dan dilindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob di Jakarta pada Kamis (28/8) malam.

Nama-nama itu diungkap setelah ratusan mahasiswa mendatangi Polda Metro Jaya, Jumat (29/8) dan menuntut Kapolda menyebutkan identitas terduga pelaku, bukan sekadar inisial.

Menanggapi hal itu, Asep menyatakan pihaknya telah membuka identitas tujuh anggota polisi yang kini diproses di Propam Polri.

"Pertama, saya menyampaikan turut berbela sungkawa. Tadi malam saya bersama Kapolri sudah mendatangi RSCM dan menyampaikan duka cita kepada keluarga. Kami juga menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya," kata Asep.

"Kapolri memerintahkan jajaran, termasuk Komnas HAM, Kompolnas, dan Propam untuk memproses kasus ini secara terbuka," tuturnya.

Dia kemudian menyebutkan nama lengkap tujuh polisi tersebut. 

Berikut nama-nama polisi yang diperiksa terkait tewasnya Affan Kurniawan.

1. Aipda M. Rohyani

2. Briptu Danang

3. Briptu Mardin

4. Baraka Jana Edi

5. Baraka Yohanes David

6. Bripka Rohmat

7. Kompol Cosmas Kaju Gae

Menurut Asep, ketujuh anggota tersebut telah diperiksa langsung di Mabes Polri sejak Jumat (29/8) siang. Ia juga mengaku telah menyampaikan perkembangan kasus ini kepada orang tua almarhum Affan.

Tujuh anggota Brimob terbukti melanggar kode etik dan profesi dan diputuskan ditempatkan dalam penempatan khusus selama 20 hari. Mereka juga akan menjalani proses pidana.

Terkait hal itu, mahasiswa tetap menuntut agar penyelidikan tidak hanya berhenti pada tujuh anggota tersebut.

Mereka mendesak agar pihak kepolisian juga mengungkap identitas atasan yang memberi izin dan instruksi penggunaan mobil rantis dalam pembubaran aksi hingga menewaskan Affan.

"Orang yang memerintahkan juga harus diseret. Jangan hanya pelaksana di lapangan," tegas mahasiswa dalam aksinya.

Affan Kurniawan, seorang driver ojol, tewas pada Kamis (28/8) setelah tertabrak dan terlindas mobil rantis Brimob yang digunakan untuk membubarkan massa aksi mahasiswa di Jakarta.

Affan bukan bagian dari demonstran. Saat kejadian, ia tengah menjalankan tugas mengantarkan pesanan makanan.

(chri)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK