Massa yang tergabung dalam Suara Ibu Peduli Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar aksi demonstrasi di trotoar sekitar IRTI Monas, Jakarta, Rabu (1/10/2025). (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)
Massa yang tergabung dalam Suara Ibu Peduli Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar aksi demonstrasi di trotoar sekitar IRTI Monas, Jakarta, Rabu (1/10/2025). (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)
Aksi ini merupakan respons terhadap kasus keracunan massal yang menimpa ribuan siswa di berbagai daerah, yang diduga terkait dengan program MBG. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)
Dalam aksi tersebut, para peserta membawa spanduk dengan berbagai tulisan berisi kritik dan tuntutan kepada pemerintah. Mereka juga menampilkan alat-alat masak sebagai simbol perlawanan terhadap sistem distribusi makanan MBG yang dinilai bermasalah. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)
Koordinator aksi menegaskan kasus keracunan pascakonsumsi MBG menunjukkan dugaan ada kelemahan serius dalam sistem pengawasan dan distribusi makanan bergizi gratis. Menurut mereka, program yang seharusnya menyehatkan anak justru membahayakan karena lemahnya standar keamanan pangan. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)
Massa menuntut pemerintah di bawah kepresidenan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera melakukan evaluasi total terhadap program MBG. Mereka menilai bahwa pelaksanaan yang ada saat ini tidak hanya berisiko, tetapi juga menimbulkan ketidakpercayaan di masyarakat. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)
Selain evaluasi, Suara Ibu Peduli mendorong agar mekanisme penyaluran bantuan bergizi diubah menjadi bentuk tunai yang langsung diberikan kepada orang tua. Dengan cara ini, orang tua dapat lebih leluasa memilih makanan bergizi yang sesuai kebutuhan anak-anak mereka. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)